Jika diibaratkan, maka komunikasi adalah bagaikan darah dalam tubuh, ia hidup dan menghidupkan, gerak dan menggerakan. Kematian akan terjadi jika darah berhenti mengalir. Demikian juga dengan k0munikasi dalam suatu organisasi, komunikasi harus dibuat dan dirancang secara baik dan terarah. sehingga memungkinkan terjadinya pembelajaran demi merealisasikan tujuan. Komunikasi seperti itu dapat ditetapkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang terkendali.Â
ada 5 tahap komunikasi dalam konteks manajemen mutu :
1. perencanaan
2. pelaksanaan
3. evaluasi
4. pengukuran dan pemantauan
5. perbaikan
Tanpa komunikasi proses manajemen mutu tidak mungkin dapat berjalan secara efektif.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI