Kurt merasa keberatan jika persediaan makanan harus berkurang karena diberikan kepada Henry. Karena itu, Kurt dan Anthony menyusun rencana untuk membunuh Henry dan menggunakan tubuhnya sebagai bahan makanan. Namun, tanpa sepengetahuan mereka, Victor mendengar percakapan tersebut. Victor segera memberi tahu Henry tentang rencana keji itu dan memperingatkannya agar waspada. Ia bahkan mengajari Henry cara menggunakan senjata untuk membela diri.
Namun, Henry harus berjuang sendiri karena Victor tewas ditembak Kurt setelah jatuh dari ketinggian saat memanjat tebing.
Mengetahui dirinya menjadi target, Henry mulai gelisah. Malam-malamnya dipenuhi rasa cemas, membuatnya sulit tidur. Ia terus berpikir keras, mencari cara untuk melawan niat jahat Kurt dan Anthony.
Saat kesempatan datang, Henry memberanikan diri mencoba mengambil senjata milik Kurt yang sedang tertidur. Namun, aksinya terhenti ketika Kurt tiba-tiba terbangun. Dengan cepat, Kurt menodongkan senjatanya ke arah Henry.
Terjadi percakapan panas sampai Kurt memukul Henry hingga tersungkur. Tanpa belas kasihan, Kurt memotong daging dari lengan kanan Henry, kemudian memanggangnya di atas api dan memakannya. Henry menjerit kesakitan sebelum akhirnya pingsan. Ketika terbangun keesokan paginya, tubuhnya sudah dalam keadaan terikat dipohon.
Pada suatu hari, Kurt berniat untuk memotong seluruh tangan kanan Henry. Namun, rencananya gagal ketika Henry berhasil meloloskan diri. Kurt dan Anthony langsung mengejarnya.
Dengan senjata laras panjang di tangannya, Henry terus menembaki kedua pengejarnya sembari berlari. Pengejaran itu membawa mereka hingga ke tepi jurang yang curam. Di sana, konfrontasi memuncak, dan Henry, dengan sisa-sisa keberanian dan kekuatannya, berhasil mengalahkan Kurt.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H