Pada suatu pagi yang mendung, dengan semangat yang menyala-nyala, rombongan dari Program Studi S1 Digital Public Relations, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University (Tel-U), berangkat menuju kantor Google Indonesia di Jakarta. Kamis, 28 November, menjadi hari yang penuh makna bagi dosen, staf akademik, dan dua mahasiswa yang turut serta dalam kunjungan tersebut. Mereka bukan sekadar berkunjung, tetapi juga menggali ilmu dan inspirasi dari salah satu raksasa teknologi dunia.
Menyambut Era Baru: AI dalam Akademik
Dalam sambutannya yang hangat, Kepala Prodi S1 Digital Public Relations, Dr. Tita Melia Milyane, S.Sos., M.M.Pd., menyampaikan harapannya yang besar terhadap kunjungan ini. Beliau berkata, "Adanya kunjungan perusahaan atau company visit ke Google Indonesia agar menjadikan dosen sebagai tenaga pengajar memanfaatkan secara maksimal dalam penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan dapat memberikan wawasan baru tambahan dalam menunjang keperluan riset."
Sebagai contoh, AI dapat digunakan untuk menganalisis data dalam jumlah besar dengan cepat, mengidentifikasi pola dalam dataset, atau bahkan merancang simulasi berbasis AI untuk memprediksi hasil riset tertentu. Selain itu, AI juga dapat membantu mengolah teks akademik dengan lebih efisien, seperti menyusun bibliografi otomatis atau memparafrasekan literatur dengan cara yang lebih baik.
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bukanlah hal baru dalam dunia teknologi, tetapi aplikasinya dalam bidang akademik membuka babak baru yang penuh peluang. Dr. Tita berharap kunjungan ini dapat memacu dosen dan mahasiswa untuk lebih memahami dan memanfaatkan AI dalam proses riset, inovasi, serta pengembangan akademik. Dengan kehadiran teknologi yang berkembang pesat, AI menjadi alat yang memungkinkan pencarian informasi lebih efisien dan ekonomis. Bahkan, ia dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Harapan dan Tantangan
Moch. Armien Syifaa. S, S.S., M.I.Kom., selaku Sekretaris Prodi S1 Digital Public Relations, menambahkan pandangannya tentang pentingnya bijak dalam menggunakan AI. Ia berkata, "AI harus digunakan secara maksimal dan bijak, khususnya dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Sebagai contoh, mahasiswa dapat memanfaatkan AI untuk menganalisis data riset dalam jumlah besar dengan kecepatan yang luar biasa, atau menggunakan algoritma AI untuk menyusun simulasi yang memprediksi hasil tertentu berdasarkan parameter penelitian."
Namun, hal ini harus disertai dengan pendampingan, pembelajaran, dan pemahaman yang mendalam agar AI tidak sekadar menjadi jalan pintas tanpa kualitas. Contoh nyata lain adalah penggunaan AI dalam menyusun literatur review, di mana alat seperti GPT dapat membantu merangkum jurnal-jurnal ilmiah dengan tetap memperhatikan keakuratan dan relevansinya. Dengan demikian, AI menjadi mitra yang memperkaya proses pembelajaran, bukan sekadar alat pemenuh tugas.
Dalam setiap prosesnya, manusia tetap memegang kendali untuk mereview dan memastikan kualitas pekerjaan. Teknologi adalah alat, dan tangan manusialah yang memberikan sentuhan akhir yang bermakna.
Peserta yang Antusias
Kunjungan ini dihadiri oleh banyak dosen Prodi S1 Digital Public Relations, di antaranya:
- Dr. Amalia Djuwita MM.Ayub Ilfandy Imran, Ph.D.
- Drs. Hadi Purnama, M.Si.
- Moch. Armien Syifaa. S, S.S., M.I.Kom.
- M. Al Assad Rohimakumullah, S.I.Kom., M.I.Kom.
- Razie Razak, S.Sos., M.I.Kom.
- Dr. Sri Dewi Setiawati, M.Si.
- Slamet Parsono, S.Sos., M.I.Kom.
- Dr. Tita Melia Milyane, S.Sos., M.M.Pd.
- Dr. Sri Wahyuning Astuti, S.Psi., M.I.Kom.
- Hanna Wisudawaty, S.I.Kom., M.I.Kom.
- Sarah Derma Ekaputri, S.I.Kom., M.I.Kom.
- Rifqi Abdul Aziz, S.I.Kom., M.I.Kom.
- Muhammadh Rio Fariza, S.Sos., M.I.Kom.
- Saepul Hayat, S.Pd. (staf akademik).
Kehadiran mereka membawa semangat kolaborasi yang kuat. Diskusi, tanya jawab, dan eksplorasi bersama menciptakan suasana belajar yang hidup. Mahasiswa yang turut serta juga merasa mendapat pengalaman berharga yang membuka cakrawala baru.
Inspirasi dari Google Indonesia
Google Indonesia, sebagai salah satu pionir teknologi, memberikan wawasan yang mendalam tentang penggunaan AI dalam berbagai aspek kehidupan. Peserta belajar bahwa AI bukan hanya alat bantu riset akademis, tetapi juga sumber inspirasi untuk inovasi yang lebih besar. Dengan memahami bagaimana AI bekerja dan bagaimana ia dapat dimanfaatkan, peserta mendapat gambaran tentang masa depan teknologi dan peran mereka di dalamnya.
Selain itu, Google Indonesia juga menekankan pentingnya etika dalam penggunaan teknologi. Dalam dunia akademik, etika adalah fondasi yang tak boleh diabaikan. Teknologi harus digunakan untuk membangun, bukan merusak, dan untuk menciptakan solusi, bukan masalah.
Menanam Benih untuk Masa Depan
Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan intelektual dan emosional yang mendalam. Peserta pulang dengan kepala yang dipenuhi ide-ide baru dan hati yang dipenuhi semangat. Mereka menyadari bahwa teknologi adalah alat yang ampuh, tetapi keberhasilan sejati tergantung pada bagaimana kita menggunakannya.
Dengan langkah-langkah kecil namun pasti, Prodi S1 Digital Public Relations Telkom University terus berupaya menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. AI adalah salah satu pintu menuju masa depan, dan dengan panduan yang tepat, pintu itu akan terbuka lebar untuk menyambut inovasi dan kemajuan.
Google Indonesia telah menjadi saksi dari semangat dan tekad mereka. Dan kunjungan ini, meskipun hanya sehari, telah meninggalkan jejak yang mendalam. Jejak yang akan terus membimbing langkah-langkah mereka menuju masa depan yang cerah dan penuh harapan.
Visit us on Telkom University
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI