4. Mengurangi Risiko Pembiayaan dari Pihak Lain
Banyak pelaku usaha yang memilih untuk mendapatkan pembiayaan dari pihak lain seperti pinjaman online ataupun rentenir. Namun, pembiayaan dari pihak lain seringkali memiliki risiko yang lebih tinggi seperti bunga yang lebih tinggi dan lain sebagainya. Dengan mendapatkan pembiayaan perbankan, maka risiko yang harus ditanggung pelaku usaha dapat ditekan dan lebih terjamin keamanannya.
5. Meningkatkan Kredibilitas Bisnis
Pembiayaan perbankan juga dapat meningkatkan kredibilitas bisnis di mata pelanggan dan mitra bisnis. Memiliki hubungan yang baik dengan bank menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan memiliki manajemen keuangan yang baik dan dapat dipercaya dalam menjalankan operasionalnya. Hal ini dapat menarik lebih banyak pelanggan dan membuka peluang kerja sama dengan mitra lain yang lebih besar.
***
Dengan memahami pentingnya pembiayaan perbankan bagi keberlangsungan usaha, maka para pengusaha diharapkan dapat lebih terbuka dan memanfaatkannya sebagai salah satu sumber dana yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan keberhasilan usaha.
Namun, pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan dalam mengajukan pembiayaan perbankan. Misalnya seperti menyesuaikan jumlah pembiayaan dengan kemampuan usaha dan mengelola keuangan dengan baik agar dapat membayar kembali hutang dengan lancar.
Oleh karena itu, sebaiknya para pelaku usaha menganggap pembiayaan perbankan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang dapat membantu bisnis mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H