Mohon tunggu...
Muhammad Fatra Arganda Saragih
Muhammad Fatra Arganda Saragih Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Prodi Kimia Murni 2021 Universitas Negeri Medan

Ordinary random shit guy

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Analisis Mengenai Peran Orang Tua dalam Mendukung Proses Pembelajaran dari Rumah

3 November 2021   21:54 Diperbarui: 3 November 2021   22:07 412
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dolok merawan, Senin (01/11/2021)

Dalam tugas projek kuliah saya ini, Dosen meminta untuk melakukan suatu penelitian yang nantinya akan menghasilkan data primer dari proses pengumpulan data yang dilakukan.

Pada tugas penelitian ini saya mengambil judul “Analisis Mengenai Peran Orang Tua dalam Mendukung  Proses Pembelajaran Dari Rumah Di Masa Pandemi Covid-19” yang mana topik ini merupakan peristiwa yang cukup berdampak pada masa pandemi ini.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi peran dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran dari rumah di masa pandemi Covid-19 dan mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung orang tua dalam mendorong pembelajaran secara daring.

Untuk mengupulkan data penelitian, penulis melakukan wawancara dengan narasumber beberapa orang tua siswa SMP dan SMA di desa Limbong. Orang tua sangat diperlukan dalam proses pembelajaran secara daring di rumah, orang tua juga di perlukan dalam memberikan edukasi kepada anak mereka mengenai pandemi covid-19 untuk selalu berdiam di rumah guna untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Berdasarkan Siaran Pers, Nomor; 137/sipres/A6/VI/2020 Aturan Kemendikbud yang sudah beredar di kala pandemi Corona Virus (Covid-19) yaitu menciptakan peristiwa yang menarik dalam lingkup pendidikan di Indonesia terutama walaupun pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) sudah menyebar secara luas. Menurut sumber dari bbc.com sudah sampai 209 negara serta sudah memporak-porandakan seluruh aspek kehidupan manusia yang bermartabat, mulai kesehatan, pendidikan, sosio-komunikasi dan sosio-ekonomi, bahkan menyentuh dimensi implementasi ke-agamaan.

Pelaksanaan pembelajaran dirumah banyak dari orang tua memberikan motivasi selama siswa dituntut untuk belajar dari rumah karena himbauan pemerintah mengenai covid-19, hal ini juga yang membuat tidak sedikit orang tua yang sengaja untuk meluangkan waktunya demi dapat membantu proses pembelajaran anaknya selama di rumah. Banyak dari orang tua yang setuju jika selama pembelajaran di rumah, orang tua lah yang juga ikut membantu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Walaupun tidak sedikit juga yang merasa hal ini menjadi tambahan aktivitas orang tua selain mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Hal ini sesuai dengan pendapat (Abdulrachman, 2020) bahwa mendampingi anak belajar dari rumah, sambil orangtua mengerjakan pekerjaan yang harus diselesaikan dari kantor atau dari rumah memang menjadi tantangan tersendiri, yang perlu dingat adalah orangtua di rumah bukan untuk menggantikan semua peran guru di sekolah.

Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan beberapa siswa SMP dan SMP di desa Limbong menjadi populasi pada penelitian ini. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini yaitu dengan metode sistem Simple Random Sampling, teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan menarik simpulan mengenai suatu variabel yang diteliti berdasarkan data atau informasi yang diperoleh untuk digeneralisasikan pada populasi.

Waktu yang di perlukan pada penelitian ini yaitu selama 3 hari, dan adapun tempat dalam penelitian ini adalah beberapa rumah siswa SMP dan SMA di desa Limbong.

Dari penelitian yang telah dilakukan kami mendapatkan dua hasil yaitu antara lain:

1. Peran orang tua terhadap penerapan pembelajaran di rumah pada masa pandemi

Kontribusi orang tua untuk anak di dunia pendidikan sangat berpengaruh pada berkembangnya pendidikan anak. Kontribusi orang tua pada pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dalam memotivasi, memberi arahan dan memberi dorongan serta memberi sarana agar dapat tercapai keidealan dalam mendidik anak.

 Melalui kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan informasi dalam pelaksanaan penulisan penelitian, kegiatan pengambilan wawancara dilakukan dengan cara pengajuan pertanyaan kepada informan, mengenai peran orang tua dalam kegiatan pembelajaran yang diaksanakan selama masa pademi covid-19 di rumah, wawancara dilakukan kepada orangtua. Penelitian mengenai peran orangtua terhadap pembelajaran yang dilaksanakan dirumah.

Orang tua memiliki tanggung jawab utama dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Dengan begitu orang tua menjadi sumber pertama anak untuk belajar karena pada dasarnya anak memiliki dorongan untuk meniru suatu pekerjaan, baik itu dari orang tua maupun dari orang lain. Baik atau buruknya suatu didikan yang diberikan orang tua akan berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak itu sendiri. Keberhasilan pembelajaran anak merupakan tanggung jawab bersama dan kewajiban pemerintah dan lembaga sekolah, tetapi guru pertama untuk orang tua dan anak-anak sebagai guru berperan dalam keberhasilan dan kegagalan pembelajaran anak-anak.

2. Dampak peran orang tua terhadap pembelajaran pada masa pandemi Covid-19

Dalam penelitian, menemukan bahwa mereka hanya keluarga kecil orang tua dan anak-anak, yang lain tidak banyak berpartisipasi dalam membantu kegiatan pembelajaran di rumah. Anggota keluarga yang lengkap dengan keluarga seperti orang tua, paman, bibi, saudara, saudari dan kakek-nenek, partisipasi orang lain dalam kegiatan pembelajaran sangat berguna bagi kegiatan pembelajaran pada anak.

Kesiapan guru dalam penerapan pembelajaran daring juga menentukan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran daring. Terdapat beberapa faktor yang membuat guru belum siap menghadapi pembelajaran daring, yaitu fasilitas yang kurang memadai baik dari pihak guru maupun dari pihak orang tua, dan masih terdapat orang tua yang menganggap bahwa pembelajaran daring ini sulit dilakukan. Peran orangtua dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dirumah sangat berpengaruh tingkat penerapan pembelajaran dirumah selama masa pademi covid-19.

Pengaruh yang paling terasa orang tua sebagai motivator kepada minat dan motivasi anak meningkat bila diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk memperdalam bakat atau potensi diri yang dikembangkan maupun dimiliki.

Hal ini juga dapat menjadi pelajaran besar bagi dunia pendidikan Indonesia kedepannya untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam dunia pendidikan sekarang ini. Semua orang tua memainkan peran aktif dalam membantu dan belajar anak. Misalnya, dalam proses belajar siswa, seperti belajar membuat tempe, siswa dibawa langsung ke tempat membuat tempe untuk belajar lebih intens.

Muhammad Fatra Arganda Saragih

 Mahasiswa Prodi Kimia Universitas Negeri Medan

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun