Tak cukup buat mu sekadar patah hati karena hati semua orang juga sedang patah.
Aku menyaksikan pikiran-pikiran terbaik generasiku dirusak oleh kegilaan.
Amerika, kenapa perpustakaan mu penuh dengan air mata?
Untuk mendapatkan faedah dari suara mu, lupakan lah mendapatkan pendengar. Jadi lah santo di lingkungan mu dan bagi kesadaran mu.
Ke arah mana kah bunga matahari harus menengok agar dikelilingi jutaan matahari?
Amerika, aku telah memberikan segalanya buat mu dan sekarang aku bukan apa-apa... Aku tak bisa meneguhi pikiranku sendiri.
Amerika, kapan kita menghentikan perang antar-manusia ini? Bangsat lah dengan bom atom mu.
Baik lah, saat aku di sini akan kuselesaikan pekerjaanku--pekerjaan apa? Menyembuhkan kepedihan hidup.
Siapa yang sanggup hidup dengan kesadaran ini dan tak ketakutan saat bangun ketika matahari terbit.
Aku saling-belajar tentang dunia dari setiap orang atau setiap orang yang kusayang.
Siapa yang sanggup melubangi tangannya dengan sundutan rokok untuk menggugat candu tembakau yang mengaburkan kapitalisme.