Mohon tunggu...
Muhammad Hanafi
Muhammad Hanafi Mohon Tunggu... Guru - Penulis Di Sekolah

Senang membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Diary

Sekolah Mengembalikan Pendidikan Anak ke Orang Tua, Ada Apa?

28 Mei 2024   08:37 Diperbarui: 28 Mei 2024   09:31 99
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sekolah Mengembalikan Pendidikan Anak Ke Orang Tua, Ada Apa?

Pendidikan pada jenjang dan usia tertentu, akan mengalami regulasi tingkatan sekolah. Saat itu pada tingkatan pendidikan PAUD, sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas akan selalu mengadakan perpisahan atau pelepasan untuk para siswanya. Pada saat pendidikan PAUD yang akan memasuki jenjang sekolah dasar (SD), Pendidikan Sekolah Dasar (SD) akan memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Para guru-guru akan melaksanakan perpisahan dan pelepasan siswanya melalui kegiatan Study Tour atau kegiatan pelepasan yang dilaksanakan di sekolah.

Mengembalikan Pendidikan Anak Ke Orang Tua Dokumen Pribadi
Mengembalikan Pendidikan Anak Ke Orang Tua Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi
Pada saat Bulan Mei setiap tahunnya siswa melaksanakan Ujian Sekolah, setelah ujian sekolah saat itulah pihak di sekolah menyerahkan kembali urusan pendidikan anak ke orang tuanya untuk sementara waktu sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya. Selama mengenyam pendidikan baik di PAUD, SD, SMP, maupun SMA/SMK anak di serahkan sepenuhnya oleh orang tua ke satuan pendidikan. Satuan Pendidikan didalamnya ada kepala sekolah, guru, dan staf akan mendidik anak anak sesuai dengan kebutuhan anak. (Penajam, 28/05/2024)

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun