Dalam hal materi, kita belajar untuk tidak selalu mengejar barang-barang yang lebih mahal atau mewah, tetapi bersyukur atas apa yang kita miliki. Manfaatnya adalah kehidupan yang lebih tenang, bebas dari iri hati, dan penuh rasa syukur, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hubungan kita dengan orang lain dan lingkungan sekitar.
Penerapan:
- Dalam keuangan: merasa cukup dengan penghasilan saat ini, sambil tetap berusaha tanpa iri terhadap pencapaian orang lain.
- Dalam gaya hidup: menggunakan barang-barang sesuai fungsi tanpa merasa harus memiliki barang mewah.
- Dalam hubungan: menghargai apa yang kita miliki tanpa membandingkan pasangan atau keluarga dengan orang lain.
4. Sa-Benere (Sebenarnya)
Sa-benere adalah ajaran untuk selalu berpegang pada kebenaran yang sejati. Ini berarti kita harus bersikap jujur, transparan, dan objektif dalam setiap tindakan dan keputusan. Prinsip ini mengajarkan kita untuk tidak memanipulasi fakta atau membenarkan yang salah demi kepentingan pribadi. Dengan menjalankan Sa-benere, kita belajar untuk bersikap adil kepada diri sendiri dan orang lain, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas.
Dalam kehidupan sehari-hari, Sa-benere membantu kita menghindari konflik yang sering kali disebabkan oleh kebohongan atau ketidakjujuran. Dalam hubungan sosial, misalnya, Sa-benere mendorong kita untuk berbicara dan bertindak sesuai fakta, sehingga menciptakan kepercayaan di antara orang-orang di sekitar kita.
Dalam pekerjaan, prinsip ini memastikan bahwa kita bekerja dengan penuh integritas, sehingga hasilnya bisa dipercaya. Manfaatnya adalah terciptanya hubungan yang sehat, kepercayaan yang kuat, dan lingkungan yang harmonis.
"Sa-benere" berarti hidup berdasarkan kebenaran sejati, berpegang pada fakta dan jujur dalam bertindak. Prinsip ini mengajarkan pentingnya integritas dan keadilan dalam segala aspek kehidupan.
Penerapan:
- Dalam pekerjaan: memberikan laporan yang jujur tanpa manipulasi data.
- Dalam hubungan sosial: bersikap transparan kepada teman atau keluarga, tanpa menyembunyikan hal penting.
- Dalam pendidikan: mengajarkan anak untuk selalu berkata jujur, meskipun konsekuensinya tidak selalu mudah.
5. Sa-Mesthine (Semestinya)
Sa-mesthine mengajarkan kita untuk menjalani kehidupan sesuai dengan tatanan atau kodrat yang sudah semestinya. Ini berarti memahami peran kita dalam kehidupan dan menjalankannya dengan tanggung jawab. Prinsip ini juga menekankan pentingnya mengikuti aturan yang berlaku, baik aturan alam, sosial, maupun moral.
Dengan menjalankan Sa-mesthine, kita belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tidak memaksakan kehendak yang bertentangan dengan norma atau hukum.