Golkar resmi mengusung Gibran Rakabuming sebagai Bakal Calon Wakil Presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto sebagai Bakal Calon Presiden.
Hal itu diumumkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar hari Sabtu (21/10/2023).
"Mengusulkan dan mendukung Mas Gibran Rakabuming Raka untuk kita pasangkan dengan Pak Prabowo sebagai Bakal Calon Presiden RI," ungkap Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.
"Maka saya ketok usulan Partai Golkar yang saya akan serahkan kepada Pak Prabowo," tambahnya.
Hal ini justru semakin memanaskan iklim politik di Indonesia. Karena terjadi perbedaan pendapat yang sangat tajam terkait majunya anak muda sebagai Bakal Calon Wakil Presiden.
Akan tetapi, jika hal ini benar-benar terealisasikan, apa keuntungan yang akan didapatkan Prabowo dengan menggandeng seorang Gibran Rakabuming.
Dari sisi elektabilitas, nama Gibran Rakabuming memiliki elektabilitas yang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan politikus-politikus senior lainnya.
Menurut Poltracking Indonesia, Elektabilitas Prabowo-Gibran diprediksi akan bersaing ketat dengan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.
Data tersebut menunjukkan angka Ganjar-Mahfud dengan perolehan angka 31.6, Prabowo-Gibran dengan perolehan angka 30.7, dan Anies-Muhaimin dengan perolehan angka 18.4.
Oleh karena itu, proses pemasangan antara Prabowo dan Gibran dapat dikatakan cukup baik jika diliat dari sisi elektabilitas.