GTK Kemenag Provinsi aktif dalam kegiatan nasional AKMI 2024, mereka terbagi dalam berbagai bidang antara lain Instruktur inti nasional sebanyak 2 orang dari 58 orang (3,45%), Instruktur daring sebanyak 29 orang dari 1241 orang (2,34%) dan instruktur visitasi sebanyak 29 dari 2250 orang (2,32%). yang setara denganÂ
Provinsi Lampung memiliki banyak pendidik yang telah mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan literasi di berbagai bidang. Ada 2 orang Instruktur inti nasional antara lain Eka Dian Pratiwi, S.Psi adalah seorang guru dari MTsN 1 Tanggamus yang bertugas di Literasi Sosial Budaya dan UMMU MULKIYAH adalah seorang dosen dari Universitas Islam An Nur Lampung yang bertugas di Literasi Membaca.
Berikut adalah 32  instruktur daring  dari Lampung yang berperan aktif dalam kegiatan AKMI 2024:
1. Agung Priyatna adalah seorang guru di MAN 2 Bandar Lampung yang mengajar di bidang Literasi Sosial Budaya.Â
2. Ajeng Widya Roslia adalah guru di MAN 1 Lampung Tengah yang mengajar Literasi Sains. Â .
3. Dr. H. Darmadi, S.Ag., S.E., M.M., MM.Pd., M.Si., Ph.D. adalah seorang pengawas madrasah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah.Â
4. Fahmi Astathi mengajar di MAN 1 Pesisir Barat dengan fokus pada Literasi Sosial Budaya. Â
5. Febi Yuandini adalah guru di MAN 1 Tulang Bawang Barat yang juga mengajar Literasi Sosial Budaya. Â
6. Hj. Tien Yulianti, S.Pd. adalah dosen di Universitas Teknokrat Indonesia yang mengajar Literasi Sosial Budaya. Â
7. Mustaqim dan Peristianika adalah guru di MAN 1 Lampung Tengah. Mustaqim mengajar Literasi Sains, sementara Peristianika mengajar Literasi Sosial Budaya.Â
8. Ahmad Kanzulfikar adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung yang fokus pada Literasi Membaca. Â
9. Ahmad Zaenudin adalah guru di MI Islamiyah Surabaya Ilir, yang mengajar Literasi Sosial Budaya. Â
10. Alimudin adalah dosen di IAIN Metro yang juga mengajar Literasi Sosial Budaya. Â
11. Anggil Viyantini Kuswanto adalah dosen di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang berfokus pada Literasi Sosial Budaya.Â
12. Asep Sunandar adalah guru di MI Islamiyah Sendang Mukti, yang mengajar Literasi Sosial Budaya. Dengan pendekatan yang kolaboratif,
13. Baiq Ida Arianti adalah dosen di IAIN Metro yang mengajar Literasi Sains.Â
14. Bambang Sri Anggoro adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung dengan fokus pada Literasi Numerasi. Â
15. Cahniyo Wijaya Kuswanto dan Rachmat Dody Ariesna adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung yang mengajar Literasi Sosial Budaya.Â
16. Choirotul Sakdiah adalah guru di MIS Nurul Iman Sekincau yang mengajar Literasi Sains.Â
17. Inayatus Soleihah adalah guru di MIN 1 Tulang Bawang yang juga mengajar Literasi Sains. Â
18. Irva Yunita adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung yang fokus pada Literasi Membaca. Â
19. Joko Supriono adalah guru di MIN 1 Lampung Utara yang mengajar Literasi Sains. Â
20. Masdar Helmi mengajar di MAN 1 Way Kanan dengan fokus pada Literasi Membaca. Â
21. Muhamad Irfan Taufiq Hidayat adalah guru di MAN 1 Lampung Tengah yang mengajar Literasi Sosial Budaya. Â
22. Nihwan dan Revina Rizqiyani adalah dosen di IAIN Metro yang berfokus pada Literasi Sains dan Literasi Sosial Budaya.Â
23. Rizki Wahyu Yunian Putra adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung yang mengajar Literasi Numerasi.
24. Satria Nugraha Adiwijaya adalah dosen di IAIN Metro dengan fokus pada Literasi Membaca.Â
25. Siska Veronika, S.Pd.I adalah guru di MIN 1 Way Kanan yang mengajar Literasi Membaca.Â
26. Catur Wira Saputra adalah kepala madrasah di MTs Roudlotul Ulum Seputih Surabaya, yang mengajar Literasi Numerasi.
27. Hidayatul Asra adalah dosen di STEBI Liwa yang mengajar Literasi Sosial Budaya.Â
28. Sri Sunarti adalah widyaiswara di Loka Diklat Keagamaan Lampung yang mengajar Literasi Membaca.
29. Vandan Wiliyanti adalah dosen di UIN Raden Intan Lampung yang mengajar Literasi Sains.Â
Instruktur-instruktur ini berperan penting dalam mengembangkan literasi di berbagai bidang di Provinsi Lampung. Mereka tidak hanya mengajarkan keterampilan akademik, tetapi juga menginspirasi siswa untuk memahami dan mengapresiasi nilai-nilai budaya, sains, dan numerasi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain instruktur Daring ada sebanyak 29 dari GTK dari provinsi lampung yang bertugas sebagai instruktur visitasi, mereka adalah Narasi Instruktur Visitasi dari Provinsi Lampung
Instruktur visitasi dari Provinsi Lampung terdiri dari berbagai latar belakang profesional yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Mereka memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan kurikulum, pengajaran, dan manajemen pendidikan yang berkualitas di madrasah-madrasah yang tersebar di seluruh wilayah Lampung. Berikut ini adalah profil singkat para instruktur visitasi tersebut:
1. Ratih Puspa Arum  adalah seorang Guru Madrasah yang berdedikasi, bertugas di MIS Nurul Iman Kedung Ringin. Ia dikenal karena keahliannya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inklusif.
2. Cris Ayu Setyaningsih   adalah  Guru Madrasah di MAN 1 Lampung Barat. Dengan pendekatan pengajaran yang inovatif, ia berfokus pada peningkatan kualitas literasi dan numerasi di kalangan siswa.
3. Inayah Mustika Rani  adalah seorang Guru Madrasah di MIS Nurul Iman Kedung Ringin, Inayah Mustika Rani berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi literasi sosial budaya di lingkungan sekolahnya.
4. Nopi Ariyanto  adalah Guru Madrasah di MIS Nurul Iman Kedung Ringin yang bersemangat dalam memberikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswanya.
5. Ratna Dwi Lestari  adalah  Pengawas Madrasah di Kementerian Agama Lampung Selatan. Dengan pengalamannya yang luas, ia berkontribusi dalam pengawasan dan evaluasi mutu pendidikan di berbagai madrasah.
6. Atika Catur Rini  adalah Guru Madrasah di MIN 4 Lampung Utara, dikenal karena dedikasinya dalam memajukan pendidikan madrasah melalui program-program inovatif.
7. Kasihanto   adalah  Pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Kasihanto memiliki peran krusial dalam membina dan memantau implementasi kurikulum di madrasah-madrasah setempat.
8. Muhzin Nawawi  adalah seorang Guru Madrasah di MAN 1 Lampung Timur yang berfokus pada pengembangan karakter siswa melalui pendidikan yang berbasis nilai-nilai moral dan agama.
9. Istiqomatullailiyah DL, S.Pd, Guru Madrasah di MTs Negeri 1 Tanggamus ini memiliki spesialisasi dalam literasi membaca dan berperan aktif dalam menginspirasi siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan.
10. Rahmad Setya Dharmawan , Kepala Madrasah di MTSS Riyadlatul Ulum, dikenal karena kepemimpinannya yang visioner dan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang positif.
11. Dra. Yenny Diahastaty, Pengawas Madrasah di Kemenag Kota Bandar Lampung, Dra. Yenny Diahastaty memimpin dengan integritas dan ketekunan untuk meningkatkan standar pendidikan di wilayahnya.
12. Deka Satriya Imanda, Guru Madrasah di MAN 1 Lampung Tengah ini dikenal dengan pendekatan pengajaran yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
13. Samsul Hadi, Pengawas Madrasah di Kantor Kemenag Kabupaten Mesuji, berperan dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja madrasah untuk memastikan kualitas pendidikan yang tinggi.
14. M. Aji Wira Wardhana, Guru Madrasah di MAN 2 Tulang Bawang Barat ini berfokus pada pengajaran yang berbasis keterampilan abad ke-21 untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.
15. Tety Malinda, sebagai Guru Madrasah di MAN 1 Tanggamus, Tety Malinda aktif dalam mengembangkan program literasi di sekolahnya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa.
16. Fitri Anggraeni, Guru Madrasah di MIS Bahjatul Ulum Guppi, Fitri Anggraeni, berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan yang inklusif dan berpusat pada siswa.
17. Supangat, S.Pd.I., M.Pd, Kepala Madrasah di MIS Miftahul Huda Punggur Lampung Tengah ini dikenal dengan inovasi dalam manajemen sekolah dan pembelajaran berbasis proyek.
18. Misdar, S.Pd, M.M, M.Pd, Sebagai Pengawas Madrasah di Kementerian Agama Lampung Timur, Misdar memiliki komitmen yang kuat dalam membimbing guru-guru madrasah untuk meningkatkan profesionalisme mereka.
19. Lindawati , Pengawas Madrasah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Lindawati, berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengawasan yang efektif.
20. Winarto, S.Pd.I, Guru Madrasah di MIN 3 Way Kanan ini dikenal karena dedikasinya dalam mengajar dan memotivasi siswa untuk mencapai prestasi terbaik mereka.
21. Elfa Widhyasari, Â Kepala Madrasah di MIN 4 Lampung Utara, Elfa Widhyasari, memimpin dengan penuh semangat dan inovasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
22. Nurhasanah, Guru Madrasah di MIS Bahjatul Ulum Guppi, Nurhasanah, berkomitmen dalam pengembangan pendidikan karakter di sekolahnya.
23. Vriyanti, S. Pd., sebagai Guru Madrasah di MAN 1 Lampung Utara, Vriyanti, S. Pd., menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang kolaboratif dan kreatif.
24. Rizyanti, S.Pd, M.Pd, Guru Madrasah di MAN 1 Bandar Lampung ini aktif dalam memajukan literasi di sekolah dengan program-program yang inovatif.
25. Syaifuddin, Guru Madrasah di MIN 1 Pesawaran ini dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.
26. Almadi, S.Ag., M.Pd.I, Guru Madrasah di MTs Negeri 2 Pringsewu ini memiliki spesialisasi dalam pendidikan agama Islam dan membimbing siswa dalam pembentukan karakter.
27. Kasumawati, sebagai Pengawas Madrasah di Kemenag Kota Bandar Lampung, Kasumawati memiliki pengalaman luas dalam pengawasan pendidikan dan pengembangan sekolah.
28. Muhamad Rif'an, Guru Madrasah di MA Yasmida ini berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui metode pengajaran yang interaktif dan partisipatif.
29. Winarno, Guru Madrasah di MTsN 1 Bandar Lampung, Winarno, berfokus pada pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21.
Para instruktur ini, dengan keahlian dan pengalaman mereka, memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Provinsi Lampung, menjadikan mereka sebagai pilar utama dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI