Pembelajaran yang memerdekakan peserta didik merupakan sebuah proses pendidikan yang menuntun murid di dalam mengembangkan potensi positif, dilandasi kebebasan dalam mengeksplorasi potensi, dan bebas dari tekanan dari dalam maupun luar peserta didik. Konsep pendidikan yang merdeka ini dilandasi juga dengan prinsip among, proses pendidikan meletakan unsur kebebasan peserta didik untuk mengatur dirinya sendiri, tumbuh dan berkembang menurut kodratnya secara lahiriah dan batiniah. Pendidikan yang memerdekakan ini diharapkan mampu membentuk peserta didik untuk menjadi manusia yang otonom dan tidak mengganggu orang lain, sehingga nantinya mereka dapat mengatur kehidupan mereka masing-masing dengan tertib.
Pendidikan yang memerdekakan peserta didik juga sesuai dengan kritik Y.B Mangunwijaya tentang pendidikan pada Orde Baru yang dimana pendidikan hanya dipersiapkan untuk menghasilkan manusia tanpa memperdulikan kodrat anak. Oleh karena itu, sejalan dengan pemikiran dari Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan yang memerdekakan peserta didik Y.B Mangunwijaya juga memiliki konsep belajar sejati yang memerdekakan anak, dimana anak tidak hanya mendapatkan ilmu melalui pendidikan formal namun juga dengan apa yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep pendidikan ini mengedepankan kebebasan anak dalam mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki sesuai dengan perkembangan anak.
Sehingga pada praktik pendidikan paradigma baru di sekolah, pendidik harus bisa merancang pembelajaran dan asesmen sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam dalam setiap kelas. Pendidik harus dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berpedoman pada Profil Pelajar Pancasila. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah harus benar-benar berpihak dan memerdekakan peserta didik. Sehingga dalam pembelajaran guru dan peserta didik saling belajar satu sama lain, dan saling memanusiakan.Â
Jadi hubungan antara guru dan murid bukan objek dan subjek namun subjek dan subjek untuk saling memahami suatu objek yang bersama. Melalui pendidikan yang memerdekakan dan berpihak pada peserta didik  diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kedepannya sehingga dapat lebih baik dan menghasilkan peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, dan dapat berpikir kritis untuk mengatasi masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI