Mohon tunggu...
Mohamad Amin Wafai
Mohamad Amin Wafai Mohon Tunggu... Guru - Guru

Pribadi yang Suka dengan Pengembangan Potensi Diri

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Guru Menjadi Kelompok Masyarakat Terjerat Pinjol Paling Tinggi

10 Mei 2024   02:58 Diperbarui: 10 Mei 2024   04:04 177
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol. (SHUTTERSTOCK/HARIPRASETYO via Kompas.com)

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan pesan dalam group whatssapp saya, yang berupa gambar berisi data masyarakat pengguna pinjaman online. Isi dari data tersebut menyajikan beberapa kelompok masyarakat berdasarkan profesi yang menggunakan jasa pinjaman online. Dan hasil tertinggi penggunanya adalah masyarakat dengan profesi guru.

Sumber gambar: Screenshoot pribadi
Sumber gambar: Screenshoot pribadi

Bagaimana validitas data tersebut? Data tersebut dibagikan oleh kawan saya, di grup whatsapp Kepala madrasah, yang jika saya lihat lebih detail ke dalam gambar itu, tidak terlihat sumber datanya dari mana. Namun, karena yang membagikan data ini adalah seorang kepala madrasah, jadi saya pikir ini menjadi menarik untuk dibahas.

Poin yang ingin saya bahas adalah, yang paling banyak terjerat pinjol adalah kelompok masyarakat dengan profesi guru, terlepas itu adalah ASN atau masih honorer. Tidak ada yang salah sebenarnya dengan pinjaman online selama digunakan dengan bijak.

Pinjaman online sebenarnya tidak selalu buruk, karena pinjaman online dapat menjadi salah satu solusi keuangan yang begitu mudah diakses dan cepat dalam realisasinya. Namun, pinjaman online juga akan meninggalkan sisi buruk yaitu ketergantungan akan hutang, bunga yang tinggi, rawan terkena penipuan dan menjadi tidak termotivasi untuk meningkatkan literasi keuangan.

Banyaknya guru yang terjerat pinjol, menjadi gambaran bahwa guru secara finansial masih belum tercukupi. Sehingga ketika kebutuhan menumpuk, sementara gaji yang diterima masih belum sesuai yang diharapkan, maka pinjol lah yang menjadi solusi untuk menutupi kebutuhan sehari harinya.

Maka untuk mengurangi banyanya guru yang terjerat pinjol, perlu adanya peningkatan penghasilan guru. Jika peningkatan penghasilan dari pemerintah atau sekolah masih belum memungkinkan dilakukan, maka solusi paling mungkin dilakukan oleh guru untuk meningkatkan penghasilannya adalah dengan  memiliki tambahan penghasilan di luar tugas mengajar.

Inspirasi untuk Guru Mendapatkan Penghasilan Tambahan:

1. Membuka Kelas atau Kursus Online: Guru dapat membuat dan menyelenggarakan kelas atau kursus online tentang topik-topik yang mereka kuasai dengan baik. Mereka bisa mengajarkan mata pelajaran tertentu, keterampilan kreatif seperti seni lukis atau musik, atau bahkan kelas-kelas praktis seperti memasak atau keterampilan komunikasi. Platform seperti Udemy, Teachable, atau Skillshare bisa menjadi tempat yang baik untuk memulai.

2. Mengelola Blog atau Kanal YouTube: Guru bisa membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang pendidikan melalui blog atau kanal YouTube. Mereka bisa membuat konten tentang strategi mengajar, tips dan trik untuk meningkatkan hasil belajar siswa, atau bahkan memberikan ulasan tentang buku atau perangkat pendidikan. Dengan memperoleh pengikut yang cukup banyak, mereka bisa menghasilkan uang melalui iklan, sponsor, atau penjualan produk.

3. Menjadi Penulis Lepas: Guru yang pandai menulis bisa mencari pekerjaan sebagai penulis lepas untuk situs web, blog, atau publikasi online. Mereka bisa menulis artikel-artikel pendidikan, materi pembelajaran, atau konten pendidikan lainnya sesuai dengan permintaan klien. Platform seperti Upwork, Freelancer, atau Fiverr bisa menjadi tempat untuk mencari proyek menulis.

4. Menjadi Konsultan Pendidikan: Guru dengan pengalaman dan keahlian yang luas bisa menawarkan jasa konsultasi pendidikan secara online. Mereka bisa membantu orangtua, siswa, atau sekolah dalam menyusun strategi belajar-mengajar yang efektif, memberikan saran tentang pemilihan sekolah atau program pendidikan, atau bahkan membantu dalam pengembangan kurikulum. Mereka bisa memasarkan jasanya melalui situs web pribadi, media sosial, atau platform konsultasi online.

5. Membuka Toko Online: Guru yang memiliki keterampilan dalam pembuatan produk fisik seperti kerajinan tangan atau karya seni bisa mempertimbangkan untuk membuka toko online. Mereka bisa menjual produk-produk mereka melalui platform seperti Etsy atau Shopify. Selain itu, mereka juga bisa menjual produk digital seperti materi pembelajaran, rencana pelajaran, atau alat bantu mengajar.

6. Menjadi Narator Audio Buku atau Materi Pembelajaran: Guru dengan suara yang bagus dan kemampuan membaca yang baik bisa mencoba menjadi narator untuk audio buku atau materi pembelajaran. Mereka bisa mendaftar di platform seperti ACX atau Voices.com untuk mencari proyek narasi suara yang sesuai dengan keahlian mereka.

Dengan memanfaatkan potensi dan peluang yang ada di dunia online, guru bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang signifikan sambil tetap fokus pada profesi utama mereka sebagai pendidik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun