Moenir Konten - Upwelling atau umbalan, fenomena pembalikan massa air di perairan umum, kembali mengejutkan para pembudidaya ikan di Indonesia.
Kejadian ini telah menyebabkan penurunan kualitas air yang ekstrim, mengakibatkan kematian massal ikan budidaya di keramba jaring apung (KJA), dan menimbulkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Upwelling, yang umumnya dipicu oleh perubahan cuaca, menghasilkan pembalikan massa air dari lapisan dasar ke lapisan permukaan.
Dampaknya tidak hanya terbatas pada kematian massal ikan, tetapi juga meningkatkan konsentrasi zat toksik dan mengurangi kadar oksigen di perairan.
Hal ini membuat kondisi lingkungan tidak lagi optimal bagi pertumbuhan ikan, sehingga menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para pembudidaya.
Upwelling juga membawa nutrien dari lapisan bawah ke permukaan, memicu pertumbuhan fitoplankton secara berlebihan, yang dikenal sebagai blooming algae.
BACA JUGA: Indonesia Gencar Kembangkan untuk Menyongsong Energi Bersih
Akumulasi fitoplankton di permukaan air mengurangi pencahayaan dan kualitas air, menciptakan persaingan oksigen di antara organisme perairan.
Untuk mengatasi dampak negatif upwelling, beberapa langkah dapat diambil oleh para pembudidaya ikan, antara lain sebagai berikut:
1. Membuat Kalender Prediksi: Pembuatan kalender prediksi tiap tahun berdasarkan kondisi cuaca, disertai dengan kategori curah hujan,
Dapat membantu para pembudidaya mempersiapkan diri. Semakin tinggi curah hujan, semakin berbahaya dampak upwelling.
2. Mengurangi Pemberian Pakan: Menyesuaikan pemberian pakan ikan dan mengendalikan padat tebar ikan dapat membantu mengurangi dampak kematian massal.
BACA JUGA: KUR Tetap Jadi Andalan Pembiayaan Usaha Kecil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
3. Pemanenan Sebelum Musim Penghujan: Segera memanen ikan yang sudah masuk ukuran panen sebelum memasuki musim penghujan dapat mengurangi risiko kematian massal.
4. Pengolahan Pasca Panen: Mempersiapkan pengolahan pasca panen dengan baik adalah langkah krusial untuk mengantisipasi kematian massal ikan dan meminimalkan kerugian finansial.
Para ahli dan pihak terkait diharapkan segera mengambil tindakan untuk memberikan solusi jangka panjang guna melindungi industri perikanan dari risiko upwelling yang semakin meningkat.
Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan industri perikanan dapat tetap berkelanjutan dan minim resiko kerugian.***
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI