Mohon tunggu...
Rusmin Sopian
Rusmin Sopian Mohon Tunggu... Freelancer - Urang Habang yang tinggal di Toboali, Bangka Selatan.

Urang Habang. Tinggal di Toboali, Bangka Selatan. Twitter @RusminToboali. FB RusminToboali.

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Kebijakan Jokowi "Diacuhkan" Kepala Daerah?

30 Januari 2015   02:19 Diperbarui: 17 Juni 2015   12:07 205
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Apalagi kita tahu, sebagai Kepala daerah mareka para Gubernur dan Bupati itu dipilih oleh rakyat sebagaimana Presiden yang juga dipilih rakyat. Tantangan Jokowi-JK ke depan sungguh kompleks dan memerlukan kearifan dari seorang Jokowi dalam bersikap dan bertindak untuk memastikan bahwa semua program yang dicanangkannya dapat diaplikasi dengan baik di daerah oleh para Kepala Daerah.

Kendati 100 hari bukanlah waktu yang dapat kita proyeksikan sebagai penilaian terhadap Jokowi-JK dalam memimpin dan bekerja, setidaknya apa yang dialami Jokowi-JK selama 100 hari kerja ini akan menjadi modal dasar bagi duet ini untuk memimpin bangsa dan mengimplementasikan visi misi dan janji-janinya saat kampanye kepada rakyat.

Dan mari kita tunggu aksi Jokowi dalam menata kelola bangsa dan negara besar ini sebagaimana janjinya saat kampanye. Salam Junjung Besaoh...(Rusmin)

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun