kau tak akan menemukanku
di antara pawai embun, dan burung-burung penyanyi
pada sebuah pagi yang sempurna
karena aku tak ada di sana
aku bersembunyi
di balik mimpi yang berbelukar
penuh dengan semak dan kekacauan kabar
aku terperangkap
dilahap gelap
seperti berita di televisi
yang terkadang, sengaja menyampaikan duri
agar orang-orang berduka
lalu merasa tidak bahagia
kau akan kesulitan
melakukan pencarian
di sela-sela gerutuan, dan serangkaian kopi sasetan
pada sebuah malam, yang kehilangan percakapan
sebab aku berubah menjadi kata-kata
yang berdiam diri
di sudut mulut yang terkunci
aku hanya akan membukanya
ketika serombongan anak-anak hujan
berkecipak di pelataran
mementaskan pertunjukan
untuk mengakhiri fragmen kesedihan
dari sekian banyak drama di kepala, yang tak berkesudahan
Bogor, 24 Desember 2019
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI