Mohon tunggu...
Michael Sendow
Michael Sendow Mohon Tunggu... Wiraswasta - Writter

Motto: As long as you are still alive, you can change and grow. You can do anything you want to do, be anything you want to be. Cheers... http://tulisanmich.blogspot.com/ *** http://bahasainggrisunik.blogspot.co.id/ *) Menyukai permainan catur dan gaple. Menulis adalah 'nafas' seorang penulis sejati. I can breath because I always write something...

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Film Paling Mahal dan Paling Laris Sepanjang Sejarah

30 Oktober 2015   16:18 Diperbarui: 30 Oktober 2015   16:54 1996
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Film Paling Laris Sepanjang Masa - Sampai Agustus 2015 (Pic Source: www.wallconvert.com)"][/caption]

Sejarah mencatat banyak film yang sukses manis meraup keuntungan sangat fantastis. Namun, sejarah juga mencatat ada film-film yang pengerjaannya membutuhkan biaya yang luar biasa mahal. Biaya pembuatan filmnya super duper amat sangat mahal. Lantas apakah film yang paling mahal identik dengan menjadi film paling laris? Belum tentu. Tidak ada jaminannya.

Sampai bulan Agustus yang lalu, saya mencatat ada beberapa film yang masuk dalam kategori paling mahal pembuatannya.

Pirates of The Caribbean: At the World’s End

Film ini bertengger di posisi pertama sebagai film dengan biaya termahal. Film tentang bajak laut ini tak tanggung-tanggung, biaya produksinya mencapai angka USD 341 Juta. Wah, kalau dipakai beli kerupuk, bisa sampai mana ya panjangnya?

Titanic

Film yang disutradarai James Cameron ini tadinya berada di posisi pertama film termahal sepanjang sejarah, namun itu sebelum film Avatar di atas diproduksi dan dirilis. Titanic ditayangkan perdana pada tahun 1997. Biaya yang digelontorkan untuk membuat film ini sangat banyak. Dana sebesar USD 294 Juta atau senilai RP 3.3 Triliun (pada masa itu) pun dikucurkan untuk membuat Film romantis dan mengharu biru ini.

Spiderman 3

Untuk membuat film ini, Marvel rupanya harus mengeluarkan biaya tak sedikit. Berapa anggarannya? Wuih! Biayanya sekitar USD 293 Juta. Meskipun begitu, film yang biayanya sangat mahal ini ternyata tidak menjamin sukses di pasaran. Film ini tidak mendulang sukses seperti yang diharapkan, ratingnya juga tidak terlalu tinggi.

Fast & Furious 7

Film garapan James Wan ini menghabiskan uang tak kurang dari 250 juta dollar AS. Menurut catatan The Hollywood Reporter, bahwa sebetulnya anggaran pembuatan film ini tidak sebesar itu, hanya saja oleh karena kematian mendadak salah satu aktor pemerannya, yaitu Paul Walker, maka tim produksi harus merombak ulang jalan cerita film ini, hal inilah yang menyebabkan biayanya jadi membengkak. Namun, salah satu film termahal ini ternyata tidak juga masuk 3 besar film terlaris sepanjang sejarah, kalau untuk 5 besar iya film ini masuk.

Kalau demikian, film apa saja yang menjadi film terlaris sepanjang masa?

Nomor satu dipegang film animasi Avatar, yang kini melampaui film Titanic yang bertengger cukup lama, selama bertahun-tahun sebagai film paling laris. Nomor dua terlaris adalah film Titanic. Bertengger di urutan tiga adalah film Jurassic World. Nomor empat ditempati film The Avengers, dan Fast & Furios 7 berada di posisi ke lima film terlaris sepanjang masa.

Di luar film terlaris dan termahal itu, saya sebetulnya ingin mengajak Anda untuk nonton dua film paling mengharukan menurut versi saya. He he he. Nonton dari rumah masing-masing saja. Ini adalah film lama, namun masih pantas dan bagus untuk ditonton (bagi yang belum pernah melihatnya).

Film pertama adalah Patch Adams. Film ini diangkat dari kisah nyata, dan dibintangi oleh aktor kawakan Robin Williams. Film ini berkisah dan menceritakan tentang seorang pelajar medis yang amat periang dan lucu. Ia selalu saja menghibur pasien dengan caranya sendiri. Dalam perjalannya, pemuda ini lalu kemudian jatuh cinta pada temannya, sesama pelajar juga. Namun apa mau dikata, kehendak berbicara lain. Gadis yang ia cintai mesti merenggang nyawa oleh karena ditembak mati seorang pasien yang sakit jiwa. Penasaran? Silakan kunjungi bioskop terdekat di dalam rumah Anda masing-masing. Yes!!

Tulisan saya tentang tokoh real Patch Adams dapat dibaca di sini: Dokter Kita Harus Belajar Dari Patch Adams

[caption caption="Film Patch Adams (wikipedia)"]

[/caption]

Film berikut yang saya rekomendasikan untuk ditonton adalah sebuah film 'made in' Indonesia. Judul film itu Surat Kecil Untuk Tuhan. Film ini juga diangkat dari sebuah kisah nyata. Ini juga adalah sebuah film lama, diputar perdana pada tahun 2011 yang lalu. Namun, gaung film ini masih menebar pesona sampai saat ini. Kisahnya terus menginspirasi, dan datang mengetuk banyak ruang hati penderita kanker.

Film ini menceritakan tentang seorang gadis bernama 'Keke', yang masih berusia sangat belia, yaitu 13 tahun. Hidupnya mula-mula kelihatan begitu sempurna dan amat bahagia. Ia sangat disayangi keluarganya, dan apalagi keluarganya adalah orang berkecukupan, apa saja kebutuhannya pasti tercukupi. Itu pasti.

Kisah sedih kemudian menyeruak muncul dalam kehidupan Keke. Ia mesti menerima kenyataan pahit bahwa dirinya mengidap penyakit yang disebut sebagai Rhabdomyosarcoma atau kanker jaringan lunak. Sudah stadium 3. Dokter juga sudah jatuhkan vonis kematian. Hidupnya tinggal beberapa bulan lagi. hanya beberapa bulan saja sisa hidupnya. Sungguh kasihan dan sungguh memiriskan.

[caption caption="Film Surat Kecil Untuk Tuhan (Wikipedia)"]

[/caption]

Bagaimanakah gerangan nasib Keke selanjutnya? Sanggupkah dia bertahan? Sanggupkah pula ia menghadapi kenyataan? Apakah ada mujizat yang terjadi? Ah, mending nonton sendirilah, capek saya menceritakan kisah sedih dan mengharukan ini. Nggak seru lagi jadinya…he he he.

Segitu dulu deh…Selamat menikmati!

---Michael Sendow---

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun