Dialog Antar Budaya dan Agama: Pemerintah dan organisasi masyarakat sipil harus terus mendorong dialog antar-agama dan budaya. Tujuannya adalah untuk menghilangkan prasangka dan stereotip yang selama ini mengakar di masyarakat. Dialog yang terbuka dan jujur dapat membantu memperkuat hubungan antar kelompok.
Fenomena toleransi pura-pura adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Indonesia sebagai negara yang beragam. Meskipun di permukaan tampak adanya kerukunan dan penghargaan terhadap perbedaan, di bawahnya masih terdapat ketegangan dan ketidak-jujuran sosial yang menghambat kemajuan bangsa.
Toleransi yang hanya bersifat superfisial ini telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan dan kesempatan. Untuk itu, diperlukan upaya bersama dari semua pihak untuk mengatasi masalah ini, dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas, serta memperkuat sistem meritokrasi di semua bidang.
Hanya dengan cara ini, Indonesia dapat maju sebagai bangsa yang benar-benar menghargai perbedaan dan mampu memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang dimilikinya.
***
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H