Yang bisa dipetik dari film ini adalah bahwa laki-laki bukan melulu soal unjuk-unjukkan siapa yang kuat secara fisik melainkan juga kuat secara mental dan terutama pikirannya. Kalau hanya memiliki badan kekar tetapi tidak bisa menggunakan otaknya akan sia-sia. Karena penopang hidup kita bukanlah terletak pada seberapa besar otot kita melainkan menggunakan akal kita untuk bertahan hidup dan terus berkembang.
3. Gladiator (2000)
Film Gladiator dirilis pada tahun 2000 dan disutradarai oleh Ridley Scott. Banyak juga yang memberikan sejumlah ulasan positif dari banyak kritikus film. Film ini telah membawa kejayaan untuk Ridley Scott beserta seluruh krunya. Karena dari 12 nominasi kategori pada ajang Academy Awards 2001, sebanyak 5 piala Oscar berhasil diraih dalam film ini.Â
Sifat petarung yang dimiliki oleh Maximus Decimus Meriduius ini patus bisa dicontoh jika ingin menjadi lelaki sejati. Karena sejatinya para laki-laki itu adalah petarung untuk keluarga, saudara, teman, dan juga kekasihnya.
4. 300 (2006)
Film pria yangsatu ini tentunya sangat tidak cocok untuk ditonton oleh kaum wanita. Mengingat terlalu banyak adegan-adegan sadis yang dikeluarkan setiap kali perang. Dan melihat dari sisi sifat pejuang, gagah, dan pantang menyerah dari hanya sejumlah 300 laki-laki dari pasukan Sparta ini sangat menginspirasi para lelaki bahwa bukanlah seberapa banyak sumber daya yang kita punya atau seberapa kuat fisik kita. Tetapi nilai keberanian dan akal yang dapat membawa kita jauh ke depan.
5. Limitless (2011)
Bayangkan bila kita dapat mengakses kinerja otak sampai 100%? Bisa saja kita mendapat semacam kekuatan "super" untuk menyelesaikan segala aktivitas sehari-hari dengan gesit, lebih cepat, seperti menyelesaikan buku dalam semalam misalnya. Limitless bukan menceritakan tentang film superhero yang mendapat kekuatan seperti Superman dari planet Krypton atau Spiderman yang digigit laba-laba kemudian mampu mengeluarkan jaring dari tangan atau merayap di dinding.Â