"Thank you. Aku kemarin juga mudik ke Lampung. Ini oleh-oleh buat kamu. Kita berasa tukeran kado ya!"
"Hahaha, santai Mel, tapi kamu tau nggak. Pas mudik kemaren, aku dapat pengalaman yang tak terlupakan."Â
"Aku panik dong pas check-in kapal di pelabuhan. Ternyata aku salah beli tiket kapal. Sudah begitu, harus nambah bayar, tapi pelabuhan nggak nerima uang cash! Apa kamu tau kalau pelabuhan sudah nggak terima cash?"
"Duh, mau maju nggak bisa, mau mundur apalagi!"
Begitu ucap Nona.
"Serius kamu, Non?" Saya pun ikut bingung.
"Lha?! Kok bisa? Terus gimana?"
"Kata petugasnya aku salah pilih golongan kendaraan, harusnya IVA tapi pilih IVB. Jadi, aku harus nambah bayar. Nah, masalahnya bayarnya tidak bisa cash, harus non tunai," kata Nona.
"Bingung aku Non, kok bisa kamu salah pilih golongan kendaraan."
"Nah itu dia, aku juga nggak tau, nggak sadar."
"Memang sih, mudik ini jadi keputusan yang mendadak. Karena orang tua nelpon, akhirnya aku membulatkan tekat. Terus mungkin juga karena aku beli tiket di detik-detik terakhir, belinya buru-buru takut kehabisan tiket," kata Nona. "Ya sudah terlanjur salah aku bisa apa selain nambah bayar. Eh terus waktu aku tanya bisa debit, petugasnya bilang, pakai uang elektronik aja ya Kak."
"Ya udah, kamu tinggal bayar aja kan?" Tanyaku.