Pangkalan Balai, 30 September 2023,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin dalam surat edaran yang dikeluarkan menghimbau kepada pelajar di Kabupaten Banyuasin untuk lebih waspada terhadap penyakit yang timbul akibat kabut asap yang semakin pekat terjadi belakangan ini, semua ini akibat dari kebakar hutan dan lahan yang semakin tersebar di wilayah Banyuasin dan mengakibatkan kabut asap yang semakin tebal.
Dalam surat edaran yang dikeluarkan tersebut terdapat beberapa poin yang di sampaikan, diantaranya :
1. Seluruh Kepala Satuan Pendidikan untuk aktif memantau perkembangan persebaran kabut asap dan melakukan koordinasi serta menyampaikana laporan secara lisan dan tertulis kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyausin melalui koordinator wilayah (korwil) kecamatan masing masing
2. Melakukan tindakan antisipatif untuk menghindari berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh kabut asap dengan cara :
a. Tetap menjaga kebersihan dan tidak membakar sampah di lingkungan satuan pendidikan;
b. Mengurangi aktifitas kegiatan guru dan siswa di luar ruangan terutama saat kabut asap menebal;
c. Menginstruksikan warga sekolah untuk menggunakan masker, pakaian tertutup dan kaca mata pelindung jika kondisi kabut asap di lingkungan satuan pendidikan semakin membahayakan kesehatan,
d. Menghimbau warga sekolah untuk memperbanyak minum air putih saat melakukan aktifitas di lingkungan satuan pendidikan,Â
3. Segera melakukan pemeriksaan apabila ada siswa yang mengalami gejala gangguan pernapasan, batuk, pilek dan iritasi mata ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat.
Diatas adalah pesan yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin dalam surat edaran yang dikeluarkan tersebut. Masyarakat terutama pelajar anak-anak harus lebih berhati-hati terkait kondisi saat ini yang terjadi.(MediaKito)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H