Nah point' ke tiga dan empat ini yang menjadi perhatian  saya pada artikel ini. Dalam menghadapi pandemi maupun resesi, sebagian dan bahkan banyak dari masyarakat,  pasti mampu  pulih dan bangkit, dengan memulai sebuah wirausaha baru yang saat ini sedang fenomenal. Yaitu menekuni Budidaya maggot.Â
Pada dua artikel saya yang lalu, sempat saya  bahas apa itu Maggot, apa kelebihan dan manfaat maggot bisa disimak lebih jelas di link dengan judul Budidaya-maggot-sampah-disikat-ekonomi-meningkat
Budidaya maggot bisa menjadi solusi yang efektif untuk memutihkan perekonomian kelas menengah ke bawa, kenapa demikian? Selain banyaknya manfaat yang di dapat dari hasil berbudidaya Maggot, usaha ini terbilang minim modal alias, di mulai dengan modal yang terjanangkau kenapa bisa demikian ? KarenaÂ
1. Bahan baku untuk pakan yang utama  dalam budidaya Maggot, didapat dari limbah organik atau sampah organik.  Semua jenis limbah organik dan bisa didapat secara gratis.
2. Bahan pra sarana seperti kandang, biopon dan sebagainya bisa di siasati dengan barang bekas yang ada di sekitar.
3. Pembelian bibit juga terbilang murah.
4. Dari budidaya maggot, mampu menghasilkan banyak produk.
Sekilas saya ulas kembali, bahwa maggot adalah larva dari lalat tentara hitam, dengan nama ilmiah  hermetia illucens.  larva ini bertugas sebagai hewan dekomposer alias hewan pengurai sampah organik. Budidaya maggot bisa menjadi usaha alternatif bagi UMKM dan pengangguran.Â
Dalam hal ini saya telah banyak berinteraksi dengan para korban pandemi covid 19, dari berbagai kota, yang kehilangan pekerjaannya kerena dampak pandemi. Juga saya telah melihat para pembudidaya maggot yang masih bertahan sampai sekarang.
Untuk memulai usaha budidaya maggot, pertama bisa kita lakukan adalah :
1. Mendatangi petani atau pembudidaya maggot di kota anda. Saat ini pegiat maggot sudah ada di tiap kota terlebih kota besar, mereka akan siap sedia memberikan pengarahan kepada anda tanpa dimintai biaya. Meski ada juga pelatihan berbayar. Asal anda bisa mencari orang yang tepat.Â