Mohon tunggu...
Maulidan Maulidan
Maulidan Maulidan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Teori Pembelaaran Klasik terhadap Pendidikan Modern

24 November 2024   23:15 Diperbarui: 24 November 2024   23:23 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

teori pembelajaran klasik terhadap pendidikan modern

abstrak

Pembelajaran  klasik, Salah satu upaya dikembangkan oleh Ivan Pavlov melalui  kondisi klasik, Pengaruh Tersebut cukup besar dalam memahami perilaku dapat dipelajari melalui stimulus dan respons. Dalam konteks pendidikan modern, meskipun teori ini berasal dari pendekatan psikologi yang dalam hal ini berfokus pada aspek biologis. Ada beberapa penerapan yang sangat relevan  yang masih bisa ditemukan. Berikut adalah beberapa cara di mana teori pembelajaran klasik dapat berhubungan dengan pendidikan modern:

1. penguatan hal-hal  positif

dalam hal ini klasik mengajarkan bahwa asosiasi antara stimulus tertentu dan respons yang diinginkan dapat menciptakan kebiasaan atau perilaku otomatis. Dalam pendidikan modern, ini dapat diterapkan untuk membangun kebiasaan belajar positif, seperti mengasosiasikan waktu tertentu dengan aktivitas belajar atau menciptakan lingkungan yang memotivasi siswa untuk belajar:

contoh:Alat  musik berpern sebagai konsentrasi atau perhatian siswa.

2. pengelolaan kelas dan pembentukan perilaku

konsep pengondisian klasik juga dapat digunakan dalam manajemen kelas. Guru dapat menggunakan stimulus tertentu (misalnya, suara bel atau isyarat tangan) untuk mempengaruhi respons siswa, seperti perhatian atau kedisiplinan. Misalnya, jika guru selalu memberi instruksi tertentu setelah suara bel, siswa akan mengasosiasikan suara tersebut dengan fokus pada pelajaran.

Contoh: Penggunaan sinyal tertentu untuk meminta perhatian siswa atau menghentikan kegaduhan di kelas.

3. pengaruh lingkungan terhadap pembelajaran

Pembelajaran klasik mengakui bahwa lingkungan dapat mempengaruhi perilaku. Dalam pendidikan modern, ini relevan dengan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Jika lingkungan sekolah atau ruang kelas diatur dengan cara yang mendukung pembelajaran, siswa lebih cenderung mengasosiasikan tempat dan waktu dengan kegiatan belajar yang produktif.

Contoh: Menata ruang kelas dengan visual dan sumber daya yang mendukung untuk mengasosiasikan ruang kelas dengan aktivitas pembelajaran.

4. penerapan dalam pembelajaran terapi

Penerapan dalam Pembelajaran Terapi juga dapat diterapkan dalam pembelajaran atau program terapi. Anak-anak dengan gangguan belajar atau masalah perilaku bisa mendapatkan manfaat dari pengondisian untuk mengubah respons otomatis terhadap situasi tertentu, misalnya dengan mengurangi kecemasan atau meningkatkan respons positif terhadap tugas-tugas akademik.

Contoh: Menggunakan teknik pengondisian untuk mengurangi kecemasan ujian dengan memberikan dukungan emosional atau penguatan yang positif.

kesimpulan                                                                                

dari beberapa hal di atas Meskipun teori pembelajaran klasik berasal dari perspektif yang lebih sederhana. Beberapa prinsip yang cukup relevan dalam pendidikan modern seperti sekarang ini, Terutama dalam hal pembentukan kebiasaan, pengelolaan perilaku, dan menciptakan lingkungan belajar yang sangat mendukung. Namun, teori ini harus dilengkapi dengan pendekatan lain yang lebih menarik, seperti teori kognitif, konstruktivisme, atau teori’ sosial, untuk menghadapi Beberapa permasalah pendidikan yang lebih besar di era modern seperti sekarang ini.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun