Mohon tunggu...
maulidah putri
maulidah putri Mohon Tunggu... Mahasiswa - mengekspresikan pemikiran

bismillah

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Perkembangan Bahasa Reseptif AUD

21 Mei 2022   11:55 Diperbarui: 21 Mei 2022   12:29 176
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bunda-bunda, dapat kita lihat setiap hari di sekitar kita si kecil ternyata bisa berbicara dikarenakan dia bisa mendengar loh. Nah, kemampuan ini diistilahkan dengan kemampuan bahasa reseptif.

Sebelum kita membahas tentang kemampuan dasar reseptif alangkah baiknya kita membahas kemampuan berbahasa terlebih dahulu. Kemampuan berbahasa yakni sebuah kemampuan yang memiliki peranan penting bagi kehidupan individu, khususnya pada anak usia dini. 

Sebab bahasa merupakan upaya anak menyatakan pikiran maupun perasaan kepada orang lain sebagai lawan bicaranya. Adapun di dalam kemampuan berbahasa terdapat dua kemampuan dasar bahasa yakni, kemampuan bahasa reseptif dan kemampuan bahasa ekspresif.

2 kemampuan bahasa yang sangat berpengaruh pada perkembangan bahasa AUD

Kemampuan bahasa reseptif sendiri adalah sebuah kemampuan berbahasa lisan yang didengar atau dibaca. Oleh karena itu, secara umum dalam tumbuh kembangnya, anak-anak sudah bisa memahami bahasa sebelum mereka dapat mengkomunikasikannya. 

Dimana, mereka akan meniru ketika orang dewasa berbicara dan mereka akan mengamati bagaimana pelafalan dari kata-kata tersebut, serta si kecil akan condong melihat ekspresi wajah, nada suara, dan gerakan tubuh sehingga si kecil tahu akan arti sebuah kata tersebut.

Tidak hanya itu di dalam kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini juga terdapat tahapan-tahapannya loh, apakah ini ?

Adapun tahapan-tahapan kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini yakni sesuai dengan usianya adalah, sebagai berikut :

Perkembangan bahasa reseptif ketika anak berusia 0-12 bulan yakni pada usia ini bayi yang baru lahir akan menyadari adanya suara-suara di sekitarnya dan dia akan mendengarkan percakapan orang-orang yang ada di sekitarnya, serta pada usia ini si kecil juga akan terkejut atau menangis ketika ada suara yang tiba-tiba ia dengar secara keras. 

Apabila pada usia 0 sampai 3 bulan bayi biasanya sudah bisa belajar memalingkan kepalanya ketika ibunya berbicara. Faktanya si kecil seperti sudah mengenal suara familiar ibunya.

Dan ketika bayi berusia 7-12 bulan pada saat ini si kecil sudah terlihat mendengarkan ketika diajak berbicara dan sudah bisa memalingkan kepalanya apabila ada yang memanggil namanya. Tidak hanya itu, pada usia ini si kecil juga sudah bisa mengenali objek-objek yang familiar baginya seperti mama nya, papa nya, bahkan objek lainnya yang sering dilihat dan didengarnya serta mulai merespon permintaan dan pertanyaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun