Bripka Andreas Bayu Bhabkamtibmas dari Polsek Tembalang,  Sertu Romadhon Babinsa Koramil 12 Tembalang,  serta Lurah Kedungmundu Jumadi,  melakukan patroli dalam rangka edukasi kepada masyarakat agar tidak berkerumun.
Sementara itu Kapolsek Gayamsari Kompol Warijan SH, MM, Â bersama para anggota terus melakukan kegiatan siang dan malam dalam rangka pencegahan covid-19 agar tidak semakin tersebar.
Bahkan Kapolsek Gayamsari menggandeng seniman berdandan punakawan untuk melakukan sosialisasi.
Hari ini masyarakat diyakini lebih percaya kepada para tokoh agama daripada kepada aparat pemerintah.  Sehingga kegiatan keagamaan tetap dilakukan dengan berkerumun di masjid-masjid kampung.  Untuk itu Kapolsek Gayamsari juga melakukan pendekatan  kepada para tokoh agama agar mau membantu pemerihtah dalam rangka penanggulwngan dampak pandemi covid-19, dengan menyampaikan pesan pemrintah kepada jamaahnya
Penanggalangan covid-19  perlu kerjasama yang  erat dari berbagai pihak,  semua komponen masyarakat diminta untuk berperan serta dalam penanggulangan virus. Â
Selain secara berkala dan terus menerus melakukan penyemprotan desinfektan, Â tetap di rumah saja, Â dan tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan Yang mendesak adalah hal yang perlu dan mutlak untuk dilakukan.
Selain itu sebagaimana pesan dari walikota Hendrar Prihadi,  sudah selayaknya masyarakat kota Semarang untuk saling menjaga tetangga kiri kanan terutama mereka yang membutuhkan bantuan pangan.  Tak harus banyak yang  bisa kita berikan. Tapi setidaknya kesadaran berbagi rejeki di saat pandemi bagi mereka Yang paling parah terdampak pandemi covid-19 akan sangat bermanfaat.
Semoga ramadan hari ketiga ini menjadi moment penting bagi masyarakat kota Semarang agar segera bisa lepas dari pandemi, Â dan aktifitas kehidupan segera normal kembali.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H