Keinginan Ukraina gabung dengan NATO berujung masalah.
Konflik Rusia vs Ukraina juga disebabkan oleh keinginan Ukraina untuk bergabung dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO). Hal tersebut memicu ketegangan Rusia yang seakan melarang Ukraina untuk bergabung dengan NATO.
NATO sendiri didirikan pada tahun 1949 dan telah berkembang ke 30 negara, termasuk bekas-bekas republik Soviet, yakni Lituania, Estonia dan Latvia.
Sebenarnya apa yang diinginkan oleh Presiden Rusia?
Dilansir dari BBC, Rusia telah berbicara tentang "momen kebenaran" dalam menyusun kembali hubungannya dengan NATO dan telah menyoroti tiga tuntutan. Ia menginginkan janji yang mengikat secara hukum bahwa NATO tidak akan berkembang lebih jauh.
Pada tahun 1994, Rusia menandatangani perjanjian untuk menghormati kemerdekaan dan kedaulatan Ukraina yang merdeka. Tapi, tahun lalu Presiden Putin menulis sebuah artikel panjang yang menggambarkan Rusia dan Ukraina sebagai "satu negara", dan sekarang dia mengklaim Ukraina modern sepenuhnya diciptakan oleh komunis Rusia. Dia melihat runtuhnya Uni Soviet pada bulan Desember 1991 sebagai "disintegrasi sejarah Rusia". Â Presiden Putin juga berpendapat bahwa jika Ukraina gabung dengan NATO aliansi itu mungkin mencoba merebut kembali Krimea.
Invasi yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina akan menghambat pemulihan ekonomi akibat Covid-19 di kawasan Eropa dan Global
Perang dunia sedang terjadi, bagaimana dampak yang nantinya terasa di Indonesia? Mungkin Indonesia bukan saja merasakan dampak yang akan terjadi tapi secara global juga merasakan. Hal ini terjadi karena ekonomi global saling terhubung satu dengan yang lain.
Secara fisik Indonesia tidak merasakan tapi secara ekonomi. Seperti harga minyak dunia yang melonjak. Selain itu juga beberapa komoditas yang Indonesia impor ekspor dari Ukraina terancam.Â
Dampak ekonomi apa saja yang akan terjadi akibat ketegangan kedua negara? Lantas tindakan apa yang harus dilakukan Indonesia terhadap krisis ketegangan global ini? Mungkinkah Indonesia mengintervensi terhadap ongoing war? Akankah forum G20 sebagai ajang untuk menenangkan ketegangan dunia yang sedang berlangsung?
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H