Menurut AHY, kemajemukan seperti dua sisi mata pedang: di satu sisi, kebhinnekaan secara natural akan menjadi sumber komplikasi dan persoalan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara; di sisi lain, jika kebhinnekaan tersebut dapat dirawat dan dikelola dengan baik, maka ia akan menjadi sumber kekuatan yang dahsyat.
Usai pidato tersebut, peserta yang hadir menghadiahinya dengan standing applause.
Namun yang nyata, dari sikap dan perilaku yang diambilnya sejak proses Pilkada DKI hingga saat ini, wajar jika saya menilai bahwa AHY adalah salah satu pihak yang ikut berperan dalam merawat kebhinnekaan.
Semoga Tuhan Yang Maha Pemurah terus melindungi republik ini dari gangguan dan ancaman terhadap kebhinnekaan...
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H