Nilai lebih Rise n Brew di mata saya selain kopinya, adalah pelayan yang ramah, penyajian cepat dan lokasi Setos yang lumayan strategis di kota, dekat dari mana-mana. Pada hari biasa karena sangat sepi, sebetulnya menguntungkan pengunjung yang ingin misalnya ngopi nyambi belajar, bertemu teman untuk diskusi pekerjaan /bisnis dll. Saat saya kesitu, saya melihat seorang anak muda sibuk mengerjakan tugas kuliahnya dengan membawa laptop, duduk di pojok. Yang beginian nggak akan bisa dilakukan di coffee shop mal rame seperti Paragon, misalnya. Hahaha tapi kasihan juga tenant di sini ya....dalam bahasa Jawa, nglangut.Â
Oh ya, hati-hati jika ingin menyeduh sendiri kopi gift dari mereka. Penyeduhan dengan air panas sebaiknya dilakukan tiga kali, seperti pernah saya tulis di Kedai Kopi Ninit agar maag anda tetap aman. Saya mencoba hanya melakukan satu kali proses seduh, dan maag saya langsung kambuh. Wuih....agak keras memang. Tapi Java Mochanya mantap. Nikmat sekaligus bikin anda betul-betul tahan melek hahaha.
Pada kunjungan kedua ini, saya sempat juga melihat demo pembuatan kopi oleh Strada Coffee Shop di Setos. Tidak ada yang terlalu istimewa di kopi mereka saat demo. Tapi baiklah, saya nggak boleh terlalu cepat menilai. Â Saya akan coba berkunjung ke sana lain waktu dan membuat reviewnya. Nantikan ya. Salam pecinta kopi Indonesia !
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H