Jakarta Intercultural School (JIS) sekolah bertaraf Internasional dan menganut kurikulum Amerika Utara serta menggunakan bahasa Internasional sehari – hari. Guru dan para siswa – siswi di JIS juga tak lupa selalu memiliki nilai – nilai sosial budaya yang sangat kuat, dan tingkat semangat belajar yang tinggi.
Namun kali ini dalam pelajaran matematika di JIS siswa tidak hanya berdiam diri dan duduk manis di dalam kelas, tidak seperti biasanya jika pada saat matapelajaran matematika siswa hanya fokus di dalam kelas.
Dalam bagian lain sistem pengajaran matematika kali ini tidak hanya mengajarkan materi di dalam kelas, tetapi siswa – siswi JIS diajak datang langsung melihat lapangan dan melihat situasi dan kondisi secara langsung pada zona konstruksi baru JIS. Pada zona kontruksi yang masih kosong para siswa – siswi JIS diberikan tugas bagaimana cara menghitung rasio, proporsi, pengukuran perimeter, serta para siswa turut dalam tahap mengmbil keputusan bagaimana teknik membangun ruang yang baik
Pada saat di lapangan siswa – siswi JIS nampak sangat konsentrasi dan juga sebagian siswa – siswi banyak bertanya – tanya kepada salah satu guru JIS dengan rasa ingin tahu yang tinggi.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H