Mohon tunggu...
Mahardika Aunillah
Mahardika Aunillah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Memiliki hobi editing gambar

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Artikel Utama

Cara Berkomunikasi dengan Baik kepada Orang Tua: Membangun Hubungan yang Harmonis

12 Juli 2023   02:27 Diperbarui: 14 Juli 2023   05:09 1798
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi anak dan orangtua. (Sumber: MEDIO by KG MEDIA) 

Komunikasi yang efektif dan saling pengertian adalah kunci dalam membangun hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua. 

Bagaimana kita berkomunikasi dengan orang tua dapat mempengaruhi hubungan kita dengan mereka serta membantu memperkuat ikatan emosional yang kuat. 

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi beberapa cara efektif untuk berkomunikasi dengan baik kepada orang tua. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan agar dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang tua.

1. Dengarkan dengan penuh perhatian 

Sumber gambar : www.imagine.art
Sumber gambar : www.imagine.art

Salah satu elemen penting dalam berkomunikasi yang baik adalah mendengarkan dengan penuh perhatian. Ketika orang tua berbicara, berikan perhatian penuh dan hindari distraksi seperti ponsel atau televisi. 

Tunjukkan minat dan pengertian terhadap apa yang mereka sampaikan. Ini akan menunjukkan rasa hormat dan memperkuat hubungan antara Anda.

2. Pilih waktu yang tepat

Penting untuk memilih waktu yang tepat untuk berbicara dengan orang tua. Jika mereka sedang sibuk atau stres, mungkin tidak baik untuk mengajukan pertanyaan atau membahas topik penting. 

Cari momen yang tenang dan nyaman, di mana Anda dapat fokus sepenuhnya pada percakapan tanpa gangguan.

3. Sampaikan pendapat dengan hormat

Sumber gambar: www.imagine.art
Sumber gambar: www.imagine.art

Ketika Anda ingin mengemukakan pendapat atau membahas masalah dengan orang tua, lakukanlah dengan hormat. Hindari sikap defensif atau menyalahkan mereka. 

Sampaikan pendapat Anda dengan tenang dan jelas, tetapi tetap menghormati perspektif mereka. Diskusikan perbedaan pendapat dengan bijaksana, mencari solusi yang saling menguntungkan.

4. Gunakan bahasa non-verbal yang mendukung

Komunikasi non-verbal juga memiliki peran penting dalam berinteraksi dengan orang tua. 

Gunakan bahasa tubuh yang terbuka dan ramah, seperti senyuman, kontak mata, dan isyarat yang mendukung. Ini akan membantu membangun rasa kepercayaan dan kenyamanan dalam percakapan.

5. Bersikap empati dan pengertian

Cobalah untuk melihat situasi dari sudut pandang orang tua. Usahakan untuk memahami perasaan dan kekhawatiran mereka, bahkan jika Anda tidak selalu setuju. 

Tunjukkan empati dan pengertian, dan hindari menghakimi atau memaksakan pendapat Anda. Ini akan membantu memperkuat ikatan emosional dan saling pengertian antara Anda.

6. Jaga komunikasi terbuka dan terus terhubung

Sumber gambar: www.imagine.art
Sumber gambar: www.imagine.art

Berikan waktu dan perhatian yang cukup untuk berkomunikasi dengan orang tua secara teratur. Jaga saluran komunikasi terbuka dan tetap terhubung dengan mereka. 

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau masalah, jangan ragu untuk berbagi dengan mereka. Hal ini akan memperkuat ikatan keluarga dan membangun rasa saling percaya.

Berkomunikasi dengan baik kepada orang tua adalah langkah penting dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling pengertian. 

Dengan mendengarkan dengan penuh perhatian, menggunakan bahasa non-verbal yang mendukung, dan bersikap empati, kita dapat memperkuat ikatan keluarga yang kuat. 

Tetaplah terbuka, jaga komunikasi yang terhubung, dan berikan penghormatan kepada orang tua, karena mereka adalah sosok yang berharga dalam hidup kita.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun