Ini buku hasil karya murid saya. Muridnya lebih dulu membuat novel daripada gurunya. Saya sampai terharu membaca kisah novel cinta Juminah. Begitu besar perjuangannya selama 5 tahun di negeri orang hingga menemukan cinta sejatinya
Setelah mengedit novel Juminah dengan tebal 300 halaman, saya kembali diberi tantangan menjadi editor oleh Bunda Kanjeng. Hingga akhirnya saya bisa membantu para alumni KBMN untuk melahirkan buku pertamanya. Ada Pak Dail, Bu Raliyanti, Ustazah Mutmainah, Ustazah Ovi, juga yang lainnya. Awal 2022, lahirlah buku solo ke-4 saya yang berjudul Rajin Menulis Berbuah Manis.Â
Ketika Bu Wahyuning, peserta KBMN dari Jakarta  bertanya, "Salam hebat Bu Aam, saya kagum dengan bu Aam bisa menerbitkan 56 buku dalam setahun, Bagaiamana caranya?"
Maka saya jawab, "Terima kasih atas pertanyaan Bu Wahyuning dari Jakarta. Caranya cepat menulis buku adalah dengan ikut nubar (nulis bareng) buku antologi. Bisa japri Bunda Kanjeng Ratu Antologi ya. Ada banyak tema yang menarik loh. Untuk menulis 1 minggu, 1 hari kita tulis 10 halaman A4, 5 hari 50 halaman jika dibuat A5 jadi 100 halaman. Sisanya 2 hari untuk edit dan layout kawatir ada yang salah ketik. Kirim deh ke penerbit mayor. Semangat ayo dicoba ya!"
Pertanyaan Bu Nurmiati dari Temanggung "Apakah kunci utama Bu Aam bisa sangat produktif menulis setiap hari?"
Dan saya jawab, "Kunci utama produktif menulis adalah dengan membuat niat dan motivasi diri yaitu ingin menulis seribu buku. Kita bisa memilih tokoh panutan untuk memompa semangat kita. Saya menjadikan Omjay sebagai inspirator(pemberi ide tulisan) dan Bunda Kanjeng sebagai motivator (pemberi semangat). Jika semangat hampir padam, diingatkan kembali oleh niat awal kita ingin berbagi melalui tulisan"
Di akhir pertemuan KBMN 28 ini, saya memberi pesan pada peserta  "Ingin menulis 1000 buku, selalu berbagi dan menginspirasi negeri.  Jika ada yan berkata "Meskipun diberi buku, tidak akan dibaca apalagi dibeli. Tapi ketika melihat buku kita masuk ke penerbit mayor dan kita berprestasi, teman kita malah membeli karyaya kita. Jadi intinya senyumin aja ketika dibuli, dan kita tetap semangat berprestasi."
***
Mojokerto, 21 Januari 2023
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI