4. Penyediaan layanan kesehatan gratis atau bersubsidi
Penyediaan layanan kesehatan gratis atau bersubsidi seperti pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan juga pengobatan bisa dilakukan untuk langkah pengoptimalan zakat berlangsung. Selain untuk mengoptimalkan zakat, gerakan ini juga dapat memberikan awareness bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan. Selain program pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan juga pengobatan, program lain yang bisa dilakukan juga edukasi gizi dan kebersihan, agar masyarakat kita tidak ada lagi gizi buruk dan lengah kesehatan.
5. Pembangunan fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan pusat komunitas
Membangun fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan juga pusat komunitas yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial dan keagamaan bisa menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengalokasikan zakat agar berjalan sempurna. Langkah lainnya adalah bisa juga dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang mendukung pendidikan dan kesehatan di daerah yang kurang mampu.
6. Siapkan dana zakat untuk penanganan darurat
Penggunaan dana zakat untuk penanganan darurat seperti musibah bencana alam ataupun krisis ekonomi agar dapat segera membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Bantuan yang bisa berbentuk makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
7. Keharusan adanya transparansi dan akuntabilitas
Pastikan pengelolaan zakat dilakukan secara transparan dan akuntabel. Laporkan secara berkala kepada masyarakat tentang penggunaan dan dampak zakat. Salah satu cara agar keamanahan bisa dijaga adalah dengan bekerja sama dengan lembaga zakat atau organisasi non-profit untuk memperluas jangkauan dan efektivitas penyaluran zakat. Ditambah dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi program. Dengan langkah-langkah ini, zakat dapat berfungsi sebagai alat yang kuat untuk memberdayakan umat dan menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.
Itulah beberapa cara agar zakat berjalan secara optimal. Pada dasarnya pembayaran zakat harus dilakukan secara aman dan juga amanah, karena itu menjadi bentuk kepercayaan Muzaki terhadap badan amil zakat agar sampai dengan tepat sasaran kepada para Mustahik dengan semestinya. Oleh karena itu setiap bagian dalam proses pengelolaan zakat ini harus diperhatikan sebaik mungkin jangan sampai ada hal-hal yang tidak seharusnya terjadi dalam proses pengelolaan zakat ini.
Yuk! Zakat, infak, dan sedekah bersama LAZ Al Azhar. Hadirkan kebahagiaan dan kebermanfaatan yang lebih luas.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H