Mohon tunggu...
Julianda BM
Julianda BM Mohon Tunggu... Administrasi - ASN pada Pemerintah Kota Subulussalam, Aceh

Penulis buku "Eksistensi Keuchik sebagai Hakim Perdamaian di Aceh". Sudah menulis ratusan artikel dan opini. Bekerja sebagai ASN Pemda. Masih tetap belajar dan belajar menulis.

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop

Pungli di Jalanan: Penyebab, Penanganan, dan Solusinya

28 September 2023   19:28 Diperbarui: 28 September 2023   20:10 353
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pungutan liar (pungli) di jalanan merupakan salah satu permasalahan yang masih marak terjadi di Indonesia. Praktek ini seringkali dialami oleh sopir truk yang harus melintasi berbagai daerah untuk mengantarkan barang. Pungli dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik bagi sopir truk maupun masyarakat secara umum.

Penyebab Pungli di Jalanan

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pungli di jalanan, antara lain:

Korupsi dan lemahnya penegakan hukum. Korupsi dan lemahnya penegakan hukum di Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang mendorong terjadinya pungli. Hal ini karena para pelaku pungli merasa tidak akan tersentuh hukum.

Kemiskinan dan pengangguran. Kemiskinan dan pengangguran juga menjadi faktor yang mendorong terjadinya pungli. Beberapa orang yang tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak, kemudian memilih untuk melakukan pungli sebagai sumber pendapatan.

Kurangnya kesadaran masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya pungli juga menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya praktik ini. Banyak masyarakat yang masih menganggap bahwa pungli adalah hal yang wajar dan tidak perlu dihukum.

Penanganan Pungli di Jalanan

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani pungli di jalanan, antara lain:

Penegakan hukum yang tegas. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pungli merupakan cara yang paling efektif untuk memberantas praktik ini. Pemerintah perlu meningkatkan upaya penegakan hukum dengan memberikan sanksi yang berat kepada pelaku pungli, baik berupa sanksi pidana maupun sanksi administratif.

Peningkatan kesadaran masyarakat. Peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya pungli juga perlu dilakukan. Masyarakat perlu didorong untuk berani melaporkan kasus pungli kepada pihak yang berwenang.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga dapat membantu mengurangi praktik pungli. Dengan adanya lapangan pekerjaan dan penghasilan yang layak, masyarakat akan memiliki pilihan lain untuk mendapatkan penghasilan, sehingga tidak perlu melakukan pungli.

Solusi yang Efektif

Berdasarkan analisis saya dalam persoalan ini, solusi yang efektif untuk menangani pungli di jalanan adalah dengan menerapkan pendekatan yang holistik. Pendekatan ini meliputi penegakan hukum yang tegas, peningkatan kesadaran masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegakan hukum yang tegas harus dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu. Semua pelaku pungli, baik yang dilakukan oleh oknum aparat maupun masyarakat sipil, harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Peningkatan kesadaran masyarakat perlu dilakukan melalui berbagai upaya, antara lain sosialisasi, pendidikan, dan kampanye. Masyarakat perlu didorong untuk berani melaporkan kasus pungli kepada pihak yang berwenang.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan melalui berbagai kebijakan, antara lain pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan bantuan sosial. Dengan adanya lapangan pekerjaan dan penghasilan yang layak, masyarakat akan memiliki pilihan lain untuk mendapatkan penghasilan, sehingga tidak perlu melakukan pungli.

Saya berharap, dengan menerapkan pendekatan yang holistik, praktik pungli di jalanan dapat diberantas secara efektif. Hal ini penting dilakukan untuk menciptakan iklim transportasi yang aman, nyaman, dan bebas pungli.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun