Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Ahli Gizi

Lecturer at Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik ❤ Master of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine Public Health and Nursing (FKKMK), Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro ❤Kalau tidak membaca, bisa menulis apa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Tidak Selalu Negatif, Karaoke Juga Punya Nilai Positif Kok

1 Agustus 2018   22:30 Diperbarui: 1 Agustus 2018   22:34 722
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kalau kamu disuruh memilih, pilih menonton atau berkaraoke?

Dua-duanya sama-sama mengasyikan. Tetapi, kalau disuruh memilih satu, saya (dan teman-teman dekat saya yang lain) memilih yang kedua, berkaraoke. Ya, meski diantara kami tidak ada yang sebenar-benarnya penyanyi, ternyata justru disitulah kesenangannya. Sebab kami jadi tidak perlu merasa malu untuk menunjukan suara yang sama-sama rata-rata. HAHA. 

Ah, iya saya lupa, saya juga senang berkaraoke dengan mereka yang benar-benar penyanyi. Berlama-lama mendengarkan lagu dinyanyikan langsung dengan suara yang merdu, telinga jadi ikut bahagia dan pikiranpun jadi ikut berandai. "Andai suara saya sepertimu, tiap kondangan nyumbangnya pake lagu dah" #eh 

Kalau ditengok pengertiannya, menurut kbbi istilah karaoke  diartikan sebagai  menyanyikan lagu-lagu populer dengan iringan musik yang telah direkam terlebih dahulu.  Hal yang membuat berkaraoke bisa meringankan beban (bagi yang tidak punya suara yang bagus-bagus amat) , karena suara sendiri bukan jadi suatu yang dominan. Apalagi lagu-lagu masa kini, yang lebih banyak musik ketimbang disuruh nyanyinya.

 Yakhan? Jogetin aja, shay.

Tidak Selau Negatif, Karoke Juga Punya Nilai Positif

Sayangnya, konteks karaoke sering dicap menjadi negatif. Alasan yang mendasarinya ada banyak, mulai dari soal minuman beralkohol sampai adanya transaksi narkoba. Alasan yang kemudian  tak heran banyak masyarakat jadi mengecap yang tidak-tidak. Tentu, tidak semua tempat karaoke punya cerita negatif. Hari ini karaoke untuk keluarga juga sudah banyak ditemukan, pun ada juga diarena permainan anak-anak. Yang keberadaannya seperti ingin mengatakan, "tolong, jangan cap aku yang tidak-tidak lagi"

Benar, selain sisi negatif ada juga kok sisi positif dari berkaraoke itu sendiri. Manfaat berkaraoke seperti sebagai media hiburan, meredakan stress dari banyaknya tugas dan kerjaan, pelampiasan kegalauan, atau membantu merawat memorimu lewat lirik lagu. Ya, walau nanti ada lirik yang bisa kamu baca, akan lebih kelihatan professional ketika kamu bisa mengingat tanpa melihat layar bukan? Setidaknya itulah yang sering saya dan teman-teman lakukan ketika sudah benar-benar jenuh. Apalag berkaraoke bukan hanya soal bernyanyi, juga berteriak ngga jelas.

Oya, coba lagu apa yang kamu hafal lirik secara keseluruhan tanpa membaca?  

Tidak Perlu Sewa, Karaoke Bisa dimana saja!

Di zaman now, modal karaoke tidak harus dengan sewa tempat lagi. Terima kasih teknologi! Yang hari ini telah banyak berinovasi termasuk dalam mendukung dunia per-karaokean.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun