Mohon tunggu...
Lian Safina Hapsari
Lian Safina Hapsari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi yang saya minati adalah membaca

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Menghadapi Masa Depan dengan Investasi Saham

26 Mei 2024   06:10 Diperbarui: 26 Mei 2024   06:30 95
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dari masa sekarang hingga masa depan, tidak dapat dihindari bahwa harga barang, tanah, dan kebutuhan lainnya akan mengalami kenaikan. Seperti para orang tua kita bercerita tentang semasa mudanya, kalau harga nggak sampai Rp 1.000, atau tarif kos-kosan yang nggak sampe ratusan bahkan jutaan seperti sekarang. Inflasi sendiri pasti terjadi dari waktu ke waktu selama ada perubahan dari berbagai komponen di dalam perputaran roda ekonomi. Sehingga kita perlu strategi dalam menghadapi kenaikan harga ini, salah satu solusi yang bisa kita ambil untuk menghadapinya yaitu dengan berinvestasi.

Naiknya harga-harga dari makanan, barang, tanah, dan lainnya dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti meningkatnya biaya produksi suatu produk, naiknya harga bahan baku, kebijakan pemerintah yang berubah, hingga situasi ekonomi global. Harga barang dan jasa yang naik ini menyebabkan nilai uang kita menurun. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk berhemat yang mana menurunkan daya beli dan mengakibatkan hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain harga barang dan jasa, harga properti juga pasti ikut naik, akibatnya impian kita untuk memiliki rumah sendiri pun sulit.

Saham sendiri diartikan sebagai bukti kepemilikan dari seseorang yang menyertakan modalnya pada suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Ketika kita membeli atau memiliki saham tersebut, maka kita memiliki hak atas pendapatan perusahaan, aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta hak suara dalam menentukan kebijakan perusahaan. Investasi saham juga memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan investasi lainnya dalam jangka panjang, walaupun resiko nya juga tinggi. Ketika terjadi inflasi, investasi saham ini mampu mengalahkan inflasi tersebut.

Banyak manfaat yang bisa kita dapat dari berinvestasi saham, yaitu.

Capital gain atau keuntungan modal: akan ada situasi dimana saham yang kita beli mengalami kenaikan harga, sehingga kita mendapatkan keuntungan ketika menjualnya. Ini bisa membantu melawan inflasi yang menggerus nilai uang kita.

Dividen: keuntungan yang didapatkan perusahaan selama periode tertentu dan dibagikan kepada pemegang saham sesuai jumlah saham yang dipegangnya sebagai bentuk distribusi laba. Dividen ini bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang membantu meningkatkan pendapatan kita.

Diversifikasi portofolio: yang berarti kita bisa menyebar investasi kita ke perusahaan yang berbeda-beda, sehingga tidak bergantung pada satu jenis investasi saja. Dengan demikian risiko investasi yang nantinya kita hadapi tidak terlalu besar.

Likuiditas: karena saham merupakan aset yang likuid, sehingga bisa dengan mudah diperjualbelikan. Dengan demikian mudah bagi kita untuk mengubah saham yang kita miliki menjadi uang tanpa mempengaruhi harga pasar. 

Tips untuk memulai berinvestasi saham, 

Mulai dengan belajar saham: pelajari dasar-dasar dari saham seperti jenisnya, risikonya, return, istilah-istilah yang nantinya akan muncul dan lain sebagainya. Kamu bisa mempelajarinya melalui video, buku, media sosial, atau berdiskusi dengan orang yang sudah berpengalaman.

Memilih perusahaan sekuritas: disini kamu memilih dan melakukan riset terhadap perusahaan sekuritas, karena kebijakan di setiap perusahaan itu berbeda-beda. 

Membuka rekening saham: mulailah membuka rekening saham di broker atau platform investasi yang terpercaya. Kamu bisa melihat tutorial melalui video atau berbentuk tulisan.

Diversifikasi: Investasikan dana di beberapa saham dari berbagai sektor untuk mengurangi risiko.

Jika memilih saham dengan benar, kita dapat merasakan sendiri bahwa saham adalah alat yang benar-benar efektif untuk melawan inflasi. Misalnya, Warren Buffett, salah satu investor terkemuka, yang telah menggunakan sahamnya untuk melipatgandakan kekayaannya. Memilih perusahaan dengan posisi pasar yang kuat dan prospek pertumbuhan yang menjanjikan, Buffett berhasil melewati berbagai krisis ekonomi. Selain itu, juga memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar daripada yang dapat disediakan instrumen keuangan lainnya.

Tantangan dan Risiko Investasi Saham, termasuk:

Risiko Pasar: Harga saham terpengaruh oleh berbagai faktor ekonomi, politik, dan lainnya, yang mengarah pada fluktuasi harga saham cepat.

Volatilitas: Saham pada umumnya tidak stabil, dan karenanya, perlu dilakukan manajemen risiko yang tepat. 

Manajemen Risiko: Diversifikasi, akumulasi pengetahuan yang memadai, dan pemantauan reguler adalah kunci yang harus dipertimbangkan untuk mengelola risiko investasi saham.

Secara keseluruhan, investasi saham disertai berbagai macam keuntungan yang dapat membantu kita melawan kenaikan harga di masa mendatang. Melalui pertumbuhan nilai investasi, dividen, dan diversifikasi, saham merupakan alat kekayaan yang efektif. Meskipun dengan tantangan dan risiko yang ada, bantuan edukasi yang diperlukan, dan pengguna strategi yang benar, investasi saham adalah langkah terbaik melawan inflasi.

Mulailah dengan langkah kecil dalam investasi saham, mau itu banyak ataupun sedikit. Jika perlu, konsultasikan dengan ahli keuangan. Tetap belajar dan pahami dinamika pasar saham. Sehingga, kita bisa mendapatkan hasil investasi yang optimal. Jangan ragu untuk memulai, karena masa depan keuangan yang lebih baik dimulai dari sekarang.

Referensi: 

https://www.zenius.net/blog/kenapa-harga-naik-inflasi-ekonomi

https://sahabat.pegadaian.co.id/artikel/keuangan/inflasi-adalah

https://mediakeuangan.kemenkeu.go.id/article/show/7-tips-memulai-investasi-saham-bagi-pemula

https://glints.com/id/lowongan/keuntungan-investasi-saham/

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun