Beberapa saat lalu di Indonesia penyakit ini sempat menjadi wabah di beberapa daerah. Selain demam tinggi dan menggigil, maka gejala yang menonjol adalah nyeri otot yang parah sehingga saking beratnya  bisa sampai menghalangi penderita untuk bergerak seperti biasanya. Gejala ini bahkan bisa bertahan selama berminggu-minggu. Hingga saat ini tidak ada pengobatan atau vaksin khusus untuk melindungi Anda dari infeksi chikungunya.
Â
4. Â Â Â Demam Kuning
Demam kunig atau Yellow Fever memang kurang popular di Indonesia, karena ia lebih banyak ditemukan di daerah Afrika dan beberapa daerah tropis di Amerika selatan. Disebabkan oleh sejenis virus yang kemudian  ditularkan kepada  manusia atau monyet melalui nyamuk  Aedes atau HaemagogusÂ
Penderita yellow fever akan mengalami  beberapa fase . Pada fase/tahap  pertama akan terdapat gejala demam mendadak , menggigil , dan sakit kepala parah , bersama dengan nyeri punggung , nyeri tubuh , mual , muntah , kelelahan , dan kelemahan . Fase kedua adalah tahap remisi, di mana keadaan pasien tampak membaik,namun harus  tetap diwaspadai karena pada sekitar 15-25 persen pasien dapat memasuki fase ketiga yang lebih berisiko.
Pada fase ketiga, akan timbul  kerusakan pada organ hati/liver yang dapat membuat warna mata dan kulit menjadi kuning (oleh karena itu disebut demam kuning) . Selain itu, dapat muncul juga pendarahan di dalam tubuh, muntah darah, peradangan hati serta kerusakan multi organ sehingga dapat berakibat fatal.
Â
5. Â Â Â Filariasis
Di Indonesia dikenal juga dengan penyakit Kaki Gajah. Merupakan salah penyakit tropis menular yang disebabkan oleh parasit cacing yang berbentuk seperti benang. Dua spesies cacing yang paling sering dikaitkan dengan penyakit ini adalah Wuchereria bancrofti dan Brugia malayi . Bentuk larva parasit mentransmisikan penyakit ke manusia melalui gigitan nyamuk . Pada tahap awal infeksi , pasien khas mengeluh demam , menggigil , sakit kepala dan lesi kulit . Salah satu dari beberapa agen antiparasit mungkin efektif dalam menghilangkan cacing . Namun , jika penyakit ini tidak diobati ,akan terdapat respon terhadap cacing dewasa sehingga menyebabkan peradangan .Peradangan kronis dapat berkembang menjadi pengerasan pembuluh limfatik ( fibrosis ) dan penyumbatan aliran getah bening . Hambatan/ obstruksi aliran getah bening atau aliran limfe ini akan menyebabkan penumpukan cairan sehingga pada  daerah tertentu dari tubuh terutama kaki/tungkai bawah  dan alat kelamin luar tepatnya pada  buah zakar (skrotum) akan mengalami bengkak hebat .Itulah mengapa penyakit ini dinamakan Kaki Gajah atau Elefantiasis. .Selain system limfatik, filariasis juga dapat menyerang subkutan yakni jaringan dibawah  kulit dan rongga tubuh.
Hingga saat ini telah teridentifikasi beberapa  spesies nyamuk dari 5 genus di Indonesia yaitu Mansonia, Anopheles, Culex, Aedes dan Armigeres yang menjadi sumber penularan  filariasis.
Â