Bank Indonesia berkerja sama dengan 4 negara ASEAN di mana QRIS Cross-Border yang digunakan untuk pembayaran lintas wilayah yang bisa digunakan di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Kerja sama ini mendorong pertumbuhan ekonomi secara inklutif, serta memudahkan perdagangan antar 4 negara tersebut, perdagangan pasar keuangan, investasi, remitasi, sektor pariwisata, dan aktivitas ekonomi lintas batas lainnya. Kerjasama ini berusaha mewujudkan percepatan ekonomi keuangan yang inklusif dan efisien.
Dengan adayanya QRIS Cross-Border memudahkan bertransaksi antar 4 negara tersebut, baik konsumen dan pedagang di negara tersebut dapat melakukan dan menerima pembayaran barang atau jasa. Dengan demikian efisien bertransaksi, menjaga stabilitas makroekonomi dengan transaksi menggunkan mata uang lokal. Dengan begitu mewujudkan konektivitas sistem pembayaran yang mendukung pembayaran yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif.
QRIS Cross-Border juga bisa meningkatkan UMKM, karena mengefisienkan konsumen dari mancanegara untuk membeli produk lokal, sedangkan pada sektor pariwisata untuk wisatawan asing bertransaksi dengan menggunkan QRIS Cross-Border begitu juga sebaliknya. Bank Indonesia dengan mengembangkan pembayaran digital ini berkomitmen untuk memperhatikan keseimbangan antara inovasi dan mitigasi resiko.
Berdasarkan hal tersebut kita bisa melihat perkembangan yang signifikan yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam metode pembayaran Uang elektronik yaitu QRIS tidak hanya dalam negri saja perkembangan tersebut hingga luar negri.
"QRIS nya satu, menangnya banyak"
"Parcitipant of BI digital content competiton 2023"
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H