BAGAIMANA PENDAPAT ANDA?
Kalau seperti ini. Saya yakin Ini bakalan menjadi tontonan yang  mengasyikkan. Sandiwara ini sungguh sangat Luar niBiasa.
Siap-siap melihat hasil Piala Dunia sudah diatur, dan mungkin juga final Liga Champions, setelah mantan Presiden UEFA Michel Platini mengungkap praktek curang di elit sepak bola dunia. Begini caranya.
Michel Platini, mantan Presiden UEFA (asosiasi sepak bola Eropa) mengklaim "sedikit tipuan" digunakan dalam undian Piala Dunia 1998 untuk meningkatkan peluang terjadinya final antara Perancis vs Brasil, dua tim terfavorit saat itu.
Platini saat ini tengah dilarang terlibat dalam aktivitas sepak bola apa pun selama empat tahun -- sudah berkurang setengah dari sanksi semula delapan tahun -- setelah ia dinyatakan bersalah menerima "fee kesetiaan" dari Presiden FIFA Sepp Blatter.
Mantan playmaker Perancis dan Juventus itu adalah presiden-bersama dari panitia penyelenggara Piala Dunia pada tahun 1998, dan mengakui alokasi grup untuk tim-tim unggulan disusun sedemikian rupa dengan maksud untuk menciptakan "final impian".
FiFA... main-main sama mereka.
Jerman kalah. Pemegang juara itu tak mampu melewati fase awal. Â Sang pelatih, Joachim Lw yang berjasa mengantarkan Jerman Juara Piala Dunia 2014, menyadari bahwa ia gagal.
"Saya harus bertanya kepada diri saya sendiri", katanya setiba di Jerman setelah dieliminasi oleh Korea di Piala Dunia 2018. "Joachim Low menyalahkan dirinya. Ia ingin mengatakan, saya kalah. Saya gagal. Saya introspeksi diri".
Piala Dunia masih berlangsung
Pada akhirnya, saya patut mengapresiasi Roland Barthez yang sejak dulu telah mengungkapkan bahwa dalam seluruh permainan dunia ini, semuanya hanyalah mitos yang "sengaja" diciptakan oleh oknum2nya.
Tujuannya adalah supaya keluar "pahlawan-pahlawan baru" di dalam kontestasi nan megah tsb dan pahlawan2 lama akan segera ditinggalkan (LM&CR7 akan segera berakhir).
Sebab, Dunia mereka sudah hampir usai. Kini, FIFA sedang "membentuk" superhero baru dalam kontestasi persepakbolaan ini, sehingga pada akhirnya permainan sepakbola ini akan selalu menjadi tontonan yang sangat mengasyikkan dan menegangkan.
Bisa jadi demikian.
Wallahu a'lam.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI