Beberapa tahun sebelum Indonesia, negara-negara seperti Amerika dan negara eropa lain sudah mengenal jurnalisme multimedia.
Jurnalisme multimedia dirasa lebih cocok dan efisien dalam menyampaikan konten jurnalisme kepada publik.
Awal Mula Jurnalisme Multimedia
Jurnalisme Multimedia merupakan hasil dari kemajuan perkembangan teknologi dan jurnallisme. Penerapannya kemudian dilakukan di seluruh dunia, tak terkecuali Amerika Serikat.
Jurnalisme multimedia sendiri berawal pada pertengahan 1990an, dimana pada saat itu perusahaan-perusahaan di dunia mulai menggunakan formula cross media atau lintas media.
Di Amerika sendiri media yang menjadi perintisnya adalah Tampa Bay Online, Channel 8-TV dan Tampa Tribune di Amerika Serikat.
Pada 1998 seorang jurnalis bernama Mark Drudge menyebarkan berita mengenai perselingkuhan presiden Amerika Serikat yaitu Bill Clinton dengan Monica Lewinsky pada 1998.
Berita tersebut kemudian tersebar dengan cepat yang berakibat para pengguna internet mulai mengetahui mengenai perselingkuhan mereka. Hal ini yang kemudian menjadi cikal bakal dari jurnalisme multimedia.
Â