Dalam tulisan Foucault, psikoanalisis muncul sebagai yang sama sekali berbeda. Hal ini tampak dalam karyanya The History of Sexuality. Baginya, psikoanalisis merupakan bagian dari sejarah.Â
Di dalamnya, Foucault mengkritik adanya represi seksual. Melalui teori diskursus, Foucault berpendapat bahwa budaya borjuis tidak menekan seksualitas, tetapi melalui penyebaran diskursus dalam seks, termasuk psikoanalisis, bentuk praktek seksual tercipta.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI