Menopause adalah istilah kedokteran untuk berakhirnya periode menstruasi bagi seorang perempuan.
Menopause menandai akhir masa reproduksi seorang wanita dan biasanya terjadi pada wanita berusia antara 45 dan 55 tahun dengan usia rata -- rata 51 tahun. Berhentinya menstruasi disebabkan oleh berkurangnya sekresi hormon ovarium yang terjadi secara alami atau disebabkan oleh operasi, kemoterapi, atau radiasi.
Menopause bisa terjadi secara alamiah atau sebagai akibat pembedahan atau penyinaran. Berhentinya haid karena operasi terjadi apabila uterus diangkat. Pengangkatan ovarium (histerektomi) kadang-kadang diakukan karena penyakit ovarium, lebih sering dilakukan pengangkatan rahim dikarenakan adanya kanker ovarium. Tindakan pengangkatan rahim masih kontroversial jika dilakukan sebelum menopause.
Baca juga:
Tahapan dan Perubahan Menopause
Kelaianan jadwal menopause terdapat dua jenis:
Menopause prematur
Menopause prematur disebut juga dengan menopause dini. Umumnya batas terendah terjadinya menopause ialah umur 44 tahun. Menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun dapat dikatakan menopause prematur, biasanya pada umur 35-40 tahun sudah berhenti haid, ditandai rasa sakit di kepala, haid tidak teratur, dan kemudian berhenti sama sekali kondisi ini dinamakan "perimenopause".
Faktor-faktor yang menyebabkan menopause prematur ialah penyakit turunan (herediter), gangguan gizi yang cukup berat, penyakit-penyakit menahun, dan penyakit-penyakit yang merusak jaringan kedua ovarium. Selain itu bisa disebabkan karena polusi lingkungan seperti gas kendaraan bermotor, asap rokok, asap limbah industri (radikal bebas).
Penelitian terakhir menunjukkan perempuan kembar (dizigot) memiliki peluang empat kali lebih besar daripada perempuan pada umumnya untuk mengalami menopause dini. Mungkin terjadi pada salah satu atau kedua perempuan kembar. Menopause prematur tidak memerlukan terapi, kecuali pemberian edukasi kepada perempuan bersangkutan.
Menopasuse terlambat
Batas terjadinya menopause umumnya ialah umur 52 tahun. Apabila seorang perempuan mendapat haid di atas umur 52 tahun, maka hal ini merupakan indikasi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sebab-sebab yang dapat dihubungkan dengan menopause terlambat ialah konstitusional, fibrimioma uteri, dan tumor ovarium yang menghasilkan estrogen.
Menurut Novak, perempuan dengan karsinoma endometrium sering dalam anamnesis mengemukakan menopausenya terlambat. Perempuan yang mempunyai kelebihan berat badan (obesitas) kemungkinan mengalami keterlambatan menopause. karena sebagian besar estrogen dibuat di dalam ovarium, tetapi sebagian kecil dibuat di bagian tubuh lain termasuk sel-sel lemak.
Kepustakaan:
Elsayed Eman & Shokry Eman. (2012). Menopausal symptoms and the quality of life among pre/post menopausal women from rural area in Zagazig City. Life Science Journal, 2012;Â 9(2);283-91.
Lannywati Ghani. (2009). Seluk Beluk Menopause. Media Penelit. DanPengembang. Kesehat. Volume XIX Nomor 4
Muchtadi, Deddy. (2011). Gizi Anti Penuaan Dini. Bandung: Alfabeta.
Mulyani, N, S. (2013). Menopause Akhir Siklus Menstruasi Pada Wanita Di Usia  Pertengahan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Sylwia Wieder-Huszla, Magorzata Szkup, Anna Jurczak, Agnieszka Samochowiec , Jerzy Samochowiec , Marzanna Stanisawska , Iwona Rotter , Beata Karakiewicz  and Elbieta Grochans . (2014). Effects of Socio-Demographic, Personality and Medical Factors on Quality of Life of Postmenopausal Women Int. J. Environ. Res. Public Health 2014, 11
Tulisan ini merupakan repost dari tulisan saya di www.korpusdata.com
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI