Selamat menempuh Bulan Suci Ramadan, Kompasianer! Tidak terasa sudah sebulan sejak terakhir kali kami menampilkan transparansi pelanggaran dan jumlah artikel yang dihapus karena melanggar ketentuan Kompasiana pada Bulan April 2016. Kini, kami akan kembali menginformasikan kepada Anda mengenai artikel-artikel apa saja yang masuk ke dalam daftar pelanggaran kami sepanjang Bulan Mei 2016.
Sama seperti Bulan April, pelanggaran yang paling banyak terjadi masih berkisar pada pencideraan hak cipta yang ditandai dengan tingginya jumlah artikel copy-paste dan plagiat. Selain itu, Kompasiana juga banyak menemukan foto/gambar/ilustrasi yang tidak mencantumkan sumber atau informasi. Untuk poin yang terakhir, Kompasiana menyadari bahwa kealpaan Kompasianer untuk menaruh sumber pada gambar juga dipengaruhi oleh perubahan dashboard menulis kami yang tidak lagi memunculkan kolom untuk menulis caption secara otomatis. Karena itu, kami kembali mengingatkan kepada Anda untuk selalu meng-klik gambar dan memilih icon i yang muncul pada bagian bawah gambar. Icon tersebut akan menambilkan field untuk Anda menuliskan keterangan beserta sumber di dalamnya.
Selain pelanggaran hak cipta, pada Bulan Mei kemarin Kompasiana banyak menerima laporan-laporan individu yang mengadukan sejumlah artikel/komentar SARA, komentar hate speech, dan akun-akun yang melakukan spam komentar. Karenanya, terjadi peningkatan jumlah penghapusan pada artikel-artikel yang mendiskreditkan individu/golongan. Untuk itu, kami mengimbau kepada Kompasianer untuk semakin dewasa dalam berinteraksi di Kompasiana dan tetap mengunggah konten-konten berkualitas yang santun dan ramah untuk dibaca.
Untuk menghindari pelanggaran, silakan pelajari ketentuan menulis konten di Kompasiana. Selamat berinteraksi dan membagi kabar baik untuk Indonesia. Selamat menulis! :) (WK)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H