Namun, CEO Boeing Company Dennis A Muilenburg meyakini perubahan perangkat lunak anti-stall MAX karena pesawat dirancang agar pilot dapat menangani protokol darurat seperti pada model sebelumnya.
Baca juga: Dunia Bersatu dalam Duka atas Tragedi Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines
"Jadi, meski ini desain pesawat yang berbeda, aturan kendali penerbangan pesawat dirancang untuk penanganan dengan cara yang sama oleh pilot," katanya, seperti diwartakan Newsweek.
Kekhawatiran baru
Insiden terbaru yang melibatkan maskapai Ethiopian Airlines kembali memicu kekhawatiran tentang MAX8.
Maskapai milik pemerintah Etiopia itu setidaknya memiliki 6 pesawat MAX 8 lainnya dan tidak akan menghentikan operasional armada itu.
CEO Ethiopian Airlines Tewolde GebreMariame mengatakan, terlalu dini untuk mengambil keputusan seperti sebab belum diketahui penyebab terjadinya kecelakaan.
MAX 8 di maskapai lain
Lalu, siapa saja yang mengoperasikan pesawat 737 MAX 8?
Southwest Air, Lion Air, Norwegian Air International, flydubai, WestJet, Shanghai, Air China, American Airlines, SilkAir, China Eastern Airlines, Air Canada dan banyak maskapai terkemuka lainnya di seluruh dunia memiliki MAX 8.
Tak ada satu pun dari maskapai tersebut yang mengeluarkan pernyataan tentang kemungkinan menarik pesawat model itu.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI