Jaya Suprana mengatakan bahwa angka kelahiran tidak boleh dijadikan alasan untuk menghina apalagi mengutuk. Klop lah!
Namun, kali ini saya tidak akan membahas persamaan dan perbedaan dari kedua ilmu ini. Akan saya parkir dulu dengan hati bahagia sebelum menuangkannya dalam tulisan-tulisan lebih lanjut.
Sampai kapan?
Sampai saya menerima buku Angkamologi, Kelirumologi, Malumologi, Alasanomologi, Tidakbahagiamologi, dan Genderisme dari Pak Jaya.
Setelah itu, akan saya pelajari dan membuat lebih banyak tulisan tentang Numerologi dan Angkamologi.
Mau Sampai Kapan?
Entahlah, mungkin sampai saya menang loterei dari tafsiran angka-angka mujarabku.
SalamAngka
Rudy Gunawan, B.A., CPS
Numerolog Pertama di Indonesia -- versi Rekor MURI
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI