Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Jimat Keberuntungan Hanya Bisa Dimiliki oleh 5 Orang Sahabat, Siapakah Mereka?

1 Januari 2021   13:32 Diperbarui: 1 Januari 2021   13:44 1163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi kapasitas sahabat ideal (sumber: forbes.com)

Cobalah buat daftar teman yang kamu miliki. Jumlahnya bisa banyak, apalagi jika dipaksakan. Bingung? Gampang, buka saja daftar nama yang terdaftar pada jejaring sosialmu, jumlahnya pasti ratusan hingga ribuan.

Media sosial memang membuat jaringan sosial berkembang, bahkan jika Anda termasuk orang yang paling anti sosial sekali pun.

Saya sendiri merasakan perbedaan yang menohok sejak berkecimpung di media sosial. Kawan yang sudah lama tidak terdengar, kini tiba-tiba muncul dari negeri antah berantah. Sapa-menyapa terjalin dengan akrab, mengukur waktu yang sudah lama terpisah.

Pun halnya dengan kawan-kawan yang belum pernah kopi darat. Ketikan tangan cukup membuat jalinan silaturahmi terasa hangat. Sebagaimana teman-teman dari grup Whatsapp KPB (Kompasianer Penulis Berbalas). Jujur, tak satu pun yang saya pernah temui secara fisik, tetapi semuanya terasa asyik.

Maka dari itu, mustahil rasanya tidak memiliki banyak sahabat di zaman now. Akan tetapi, jika kamu harus memilih hanya 5 di antara ratusan temanmu, akankah terasa sulit?

Tidak, karena menurut penelitian, jumlah itulah yang seharusnya wajar adanya. Semuanya terhubung dengan kapasitas neokorteks atau bagian dari otak yang berfungsi sebagai persepsi sensorik, bahasa, dan emosi.

Adalah Dr. Robin Dunbar, seorang psikolog dari Universitas Oxford, yang melakukan penelitian dengan menggunakan beberapa rumus matematika untuk menghitung jumlah teman maksimal yang bisa kita miliki sebagai manusia.

Kesimpulannya adalah pikiran kita hanya dapat menangani setidaknya 150 pertemanan saja. Hal ini berhubungan dengan kemampuan kognitif manusia yang membatasi jumlah hubungan yang dapat diatasi.

Angka ini juga berhubungan dengan perhitungan waktu dan tenaga yang dapat dicurahkan untuk orang-orang itu. Namun, angka ini masih sedikit lebih variatif bagi tipe introvert dan ekstrovert.  

Menariknya, kita masih bisa membagi ke-150 orang ini ke dalam beberapa jenis lapisan pertemanan. Lapisan terluar berada pada angka 100 orang. Mereka adalah tipe kenalan biasa dan keluarga besar jauh.

Lapisan berikutnya jumlahnya sekitar 35 orang. Mereka kurang dekat secara emosional, tetapi masih dalam kategori menyenangkan.

Lapisan kedua sekitar 10 orang, yang bisa disebutkan sebagai sahabat dekat dan mendukung kepentingan sehari-hari. Mereka adalah tipe yang Anda inginkan hadir pada pesta ulang tahun, akan ditangisi jika meninggal, dan dihargai kesetiaannya.

Dari total keseluruhan pertemanan yang sudah dijelaskan, hanya tersisa 5 orang saja yang betul-betul masuk dalam kategori sahabat sejati atau istilah kerennya, Best Friends Forever. Mereka tidak hanya ditangisi jika meninggal, tetapi juga akan dirindukan kehadirannya selama masih hidup.

Namun harus diingat, jumlah tersebut sudah berasal dari anggota keluarga sedarah, meskipun tidak termasuk pasangan hidup atau turunan langsung, seperti anak dan cucu.

Sekarang kita berfokus pada kapasitas otak kita yang hanya bisa menampung 5 orang sahabat sejati.

Mereka adalah sahabat terpenting dalam memperjuangkan hal-hal yang menyenangkan, seperti kebahagiaan, kesejahteraan, hingga harga diri. Teman-teman seperti ini adalah teman yang seyogyanya diperlakukan dengan sepenuh hati. Layaknya pikiran anak-anak, kita rela berkorban apapun demi mereka.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Susan Degges-White, seorang akademisi. Ia berkata bahwa 5 orang terdekat ini ternyata mampu memberikan tingkat kepuasan hidup yang tertinggi.

Studi ini menunjukkan bahwa rasa bahagia tersebut datang dari "perasaan memiliki dalam satu jejaring sosial," dan itu bisa didapatkan dari jumlah teman yang tidak banyak.

Atau dengan kata lain, memiliki banyak hubungan pertemanan yang dangkal akan membuat diri merasa kesepian. Sebabnya, berteman dalam jumlah yang banyak akan membuat seseorang merasa selalu memiliki kewajiban. Artinya, lingkaran pertemanan yang tepat akan lebih baik dan meringankan hidup Anda.

Bagaimana cara diri memilih ke-5 orang ini?

Tidak ada yang tahu pasti kecuali diri Anda sendiri. Pertemanan bagaikan jodoh. Ia datang di saat kamu tidak mengharapkannya, dan pergi pada saat kamu tidak menginginkannya.

Ada semacam kesepakatan alam bawah sadar di antara para jiwa untuk memilih pertemanan yang dihendaki, dan itu bernama kualitas. Manusia memang adalah mahluk sosial, tetapi kehidupan juga mengajarkan seleksi alam yang harus dijalani.

Masa kecil hingga remaja adalah awal dari perkenalan terhadap relasi sosial. Usia 20 tahun adalah waktu yang baik untuk mengembangkan relasi. Sementara usia 30 tahun adalah masa dimana kualitas pertemanan mulai terseleksi.

Itulah mengapa di saat muda, kita kadang sangat peduli tentang pendapat orang lain terhadap diri kita dan sibuk memperbaiki citra terhadap gangguan yang mungkin muncul sehubungan dengan masalah pertemanan. Namun, seiring usia bertambah hal-hal yang menganggu ini akan semakin berkurang.

Inilah mengapa di saat tua, kita sering menganggap bahwa banyak sahabat yang telah pergi meninggalkan kita. Kita mungkin sedih, tetapi sebenarnya tidak perlu, karena kawan-kawan lama itu masih ada. Mereka hanya tidak muat pada kapasitas otakmu saja.

Nah, pertanyaan menggelitik. Jika Anda telah berhasil menentukan ke-5 sahabat terbaikmu, apakah mereka akan menganggap Anda juga demikian? Belum tentu, karena lingkar sosial seseorang sangat aktif dan dinamis. Ia bisa berubah kapan saja di saat kehidupan sosialmu masih terus berkembang.

Jika memang demikian, tidak perlulah terlalu sedih. Karena pada intinya, tidak ada kata terlambat untuk menemukan sosok sahabat baik dalam hidupmu di masa lalu, saat ini, atau saat nanti.

Sudahkah kamu berhasil menentukan ke-5 orang sahabat terbaikmu? Kalau saya sih, sudah. Mereka adalah para sahabat yang pantas mendapatkan jimat keberuntungan, yaitu, kamu, kamu, kamu, kamu, dan kamu.

Referensi: 1 2 3 4 

SalamAngka

Rudy Gunawan, B.A., CPS

Numerolog Pertama di Indonesia -- versi Rekor MURI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun