Mohon tunggu...
Dedy nugraha
Dedy nugraha Mohon Tunggu... Lainnya - Kopi hitam dengan taburan senja

IG @ddy_nugraha

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Cangkir Kopi

14 Juli 2023   13:45 Diperbarui: 14 Juli 2023   13:53 75
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

seruputnya menenangkan

di saat birahi meredang

aromanya meredahkan

seduhannya candu

dengan cairan pemantik ide

kopi dalam pelukan cangkir

sehangat senja di pelumuk mata

sauk menari dalam cangkir

kopi gula larut dalam bising

namun hening usainya

tak ada kemunafikan di secangkir kopi

tak pernah ringkih karena pahitnya

tak pernah congkak karena manisnya

kopi mengajarkan kita

hidup butuh pahit untuk menguji sabar

hidup butuh manis untuk tahu rasa syukur

kopi mengistimewakan penikmatnya

dan tak ada sekalipun keraguan didalamnya

kopi teman merenung yang baik

yang di setiap seruputnya

ada pahit manis yang memanjakan lidah

ingin seperti kopi

yang pahit dan manis selalu di pertemukan sebuah kehangatan

setiap genangannya ada kenangan yang menenangkan

awal mula barisan huruf ini

berbaris rapi menjelma sebuah kalimat

adalah hasil bercengkrama dengan secangkir kopi

di sebuah kedai kopi

dengan meja kayu dengan bangku yang sedikit goyang

 

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun