Mohon tunggu...
Key Raditya
Key Raditya Mohon Tunggu... -

tak semudah menyapa pagi, menitik gumulan melupakan bayangan..\r\nmasih dalam rancangan mimpi ku, untuk dapat melihat pelangi dimata mu.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Keranda Jenazah

25 Februari 2012   06:36 Diperbarui: 25 Juni 2015   09:43 239
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

kulihat keranda jenazah dikala siang

entah siapa orang yang didalamnya.

teringat kembali kenangan 15 desember 2007

saat sang kekasihku RENATA REGINA

dipanggil oleh sang pencipta

karena penyakit leukimia yang mengrogotinya

akupun membisu melihat keranda jenazah itu

hatiku menangis kembali

saat ku ingat keranda jenazah yang membawamu ..

5 tahun sudah berlalu sayang

Malam berganti malam ,

sedetikpun aku tak pernah melupakan mu ,

kadang teringat saat kau masih disisi, yang selalu membuatku tak tau arah ,

kini ku tau kau telah memilih jalan  yang terbaik ,

cintaku untukmu akan selalu kujaga dalam hati tak akan pernah kulepaskan ,

sebelumya ku ingin jaga perasaan sayang ini untukmu, tetapi aku tersadar dari kesedihan ku

dan kini ku telah menemukan seseorang tapi apakah dia bisa menjadi bidadari sepertimu ,

bukan maksud untuk menduakanmu..

tapi takdir telah memisahkan

kini tenang lah dirimu di alam sana karena ku yakin kau telah bahagia di sana,

dan semua tentang dirimu akan selalu melekat dihati sampai malaikat pun menjemputku ,

bila saat itu datang , tunggulah aku di pintu makam ku …..

UNTUKMU CINTAKU

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun