Ditulis Oleh : Kelly Utomo, Universitas Kriten Petra Surabaya
4 Maret 2021
Sebelumnya, kita menganggap rumah adalah salah satu bagian di dalam hidup kita. Mayoritas waktu kita sehari-hari dihabiskan di sekolah, tempat kerja, dan area luar lainnya. Tetapi COVID-19 telah mengubah segalanya, termasuk perspektif mengenai tempat tinggal kita. Setelah menjalani self-quarantine dan isolasi mandiri di dalam rumah selama berbulan-bulan, kita mulai memandang rumah sebagai suatu bagian penting dalam rutinitas self-care dan tempat perlindungan kita. Yang sebelumnya kita tidak pernah memperhatikan letak, detail, dan desain dari perabot-perabot rumah, sekarang kita lebih menginvest waktu, uang, dan energi kita pada dekor perabot di dalam rumah. Kita mulai memberikan perhatian lebih terhadap area meja belajar kita, hingga peralatan dapur apa saja yang kita gunakan.
Selain itu, karena kita selalu berada di ruang yang sama setiap harinya, keinginan untuk mendekorasi ulang area rumah juga meningkat. Timbullah keinginan untuk shopping perabot rumah yang baru, dan menghias ulang rumah, sesuai dengan hype atau tren yang sedang panas dibincangkan di internet.
Di artikel ini akan membahas tren-tren yang diprediksi akan memanas di tahun 2021. Mulai dari gaya desain ruangan, warna-warna yang lagi nge-tren, hingga material-material yang sedang meningkat popularitasnya. Yuk simak artikel berikut ini sampai habis!
1. Warna-warna hangat dan Rustic
Terdiri atas warna-warna ‘membumi’ yang memberikan kesan asosiasi lansekap menyatu dengan alam. Warna-warna cokelat dari tanah liat, warna abu-abu dari batu, warna cokelat gelap dari pasir dan tanah, perpaduan warna merah atau kuning, memberikan kehangatan yang dapat meningkatkan kenyamanan berada di dalam rumah.
2. Warna netral
Gambar dari beverlybrown.com
Bersifat tenang namun energetik, warna-warna seperti hehijauan dan kuning pucat merupakan pilihan yang tepat untuk ditambahkan di dalam dinding maupun perabot rumah.
3. Warna-warna laut
Warna biru mewakili warna laut, langit, dan alam terbuka. Selama 1 tahun belakangan ini, kita telah menghabiskan sebagian besar waktu kita mengisolasikan diri di dalam rumah. Untuk mengobati rasa rindu terhadap alam luar, warna ini merupakan warna yang tepat untuk memberikan kesan tenang dan rileks di dalam rumah selayaknya berada di pinggir lautan.
4. Desain Biofilik
Gambar diambil dari bali-interiors.com
Gambar diambil dari westwingnow.it
Memberikan kesan naturalistik, desain biofilik yang menonjolkan sifat asli dari alam akan diprediksi menjadi besar di tahun ini. Selain memberikan kesan yang adem, penerapan desain ini akan memberikan efek yang baik dan rileks bagi psikologi manusia, terutama pada mereka yang akan menghabiskan waktu yang lebih banyak di dalam rumah.
Kamu dapat menerapkan elemen-element biofilik di dalam rumah dengan memperbanyak penggunaan material berbahan organik/natural seperti perabot rotan, katun, kulit, kulit sintetis, dan kayu. Selain itu penambahan dekorasi dinding makram,tanaman-tanaman baik itu tanaman dinding atau pot bunga di lantai juga dapat mempercantik ruangan.
5. Sustainability
Gambar diambil dari bali-bungalow.com
Seiring berjalannya waktu, kesehatan bumi kita pun berkurang. Makin banyaknya penyakit yang timbul akibat sampah yang semakin menumpuk membuat para desainer
interior lebih fokus mengenai masalah ini. Jadi bersiaplah untuk melihat semakin banyak material-material yang didaur ulang.
6. Penggunaan Wallpaper Tempel/Instan
Gambar dari OnShopDeals.com
Stiker wallpaper mulai meningkat popularitasnya di kalangan masyarakat yang sedang mencari alternatif
on-budget pada saat ingin mendekorasi ulang rumah mereka. Sifatnya yang mudah lepas-pasang sesuai selera dan mudah dibersihkan membuat stiker
wallpaper dinding menjadi pilihan yang tepat.
7. Konsep Industrial
Gambar diambil dari apartment.selbermachendeko.com
Konsep Industrial pada umumnya mengekspos warna dan tekstur asli dari material-material yang digunakan, seperti bebatuan, kayu, dan besi. Karp menjelaskan bahwa konsep mudah dan praktis ini dapat menjadi populer di tahun 2021 seiring semakin banyaknya orang yang menghabiskan waktu di dalam rumah.
8. Tekstil Berbahan Natural
Gambar diambil dari amazon.com
Dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan, dapat diprediksi bahwa penggunaan bahan tekstil natural dan daur ulang di dalam rumah akan meningkat. Tekstil-tekstil tersebut terdiri atas katun organik, polyester daur ulang, dan linen.
9. Gaya Desain Maksimalis
Gambar dari elledecor.com
Semakin lama kita berada di dalam rumah, semakin kita perlu akan objek-objek yang dapat menahan perhatian kita. “Saya prediksi konsep-konsep seperti monokromatik dan minimalis akan berkurang di dalam tahun ini. Semakin banyak waktu yang kita habiskan di dalam rumah, semakin kita sadar bahwa banyaknya space yang kosong dapat menimbulkan rasa stress pada psikis kita.” kata Robert McKinley. “Kita harus berani bermain dengan warna-warna berani, dan mulai menggunakan
wallpaper dan corak bermotif.” ia tambahkan.
10. Lampu Meja
Gambar diambil dari hookedtobooks.com
Dengan menghabiskan banyak waktu di depan layar laptop kita menghadiri
Zoom meeting, telah dibuktikan bahwa adanya peningkatan popularitas dalam lampu meja yang memberikan glow yang sendu terhadap wajah kita.
Nah, bagaimana? Sudah terinspirasi dalam mendekorasi ulang rumah belum? Sekian artikel mengenai prediksi tren desain interior di tahun 2021, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari hype-hype terkini!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya