RESUME WEBINAR ORIENTASI KAMPUS DAN PKKMB STIAMAK 2020
STIAMAK Barunawati menyelenggarakan kegiatan orientasi kampus secara online. Melalui acara webinar yang mendatangkan beberapa narasumber ahli. Berikut saya ulas secara singkat materi webinar yang disampaikan.
Untuk materi pertama diberikan sedikit pengenalan mengenai Port of Rotterdam. Dimana STIAMAK sendiri menekankan kepada bisnis kemaritiman maka dari itu narasumber memberikan sedikit ulasan mengenai pelabuhan besar ini. Pelabuhan Rotterdam adalah pelabuhan terbesar di Eropa, terletak di Rotterdam Belanda.
Selanjutnya disini kita diberi gambaran mengenai sejarah singkat atas berdirinya Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS), serta visi misi, dan juga tujuan YBBS. Di tahun 1969 berdiri Yayasan Djangkar Laut yang membuka sekolah Barunawati yang nantinya sempat berganti nama menjadi Yayasan Sekar Laut, Yayasan ini juga mulai membentuk koordinasi seiring perkembangannya. Di tahun 2010-2011 lahirlah Yayasan Barunawati Surabaya (YBBS) dan sempat terjadi perubahan struktur kelembagaan YBBS selama 2 kali hingga pada tahun 2018.
Sesuai Tag Line nya YBBS bertujuan untuk dapat mencetak pelajar yang memiliki karakter nilai-nilai kepribadian berlandaskan perilaku yang luhur, memiliki pengetahuan, memiliki keterampilan yang berkompeten.
Wilayah kerja YBBS tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. YBBS sendiri berpusat di Surabaya. Selain itu Stiamak Barunawati telah membangun kerja sama dalam negeri maupun luar negeri.
Karena STIAMAK berorientasi pada bisnis kemaritiman maka dari itu mahasiswa STIAMAK diwajibkan tahu mengenai apa itu pelabuhan dan terminal serta sistem sistemnya? Dimulai dari definisi pelabuhan, macam-macam pelabuhan, fungsi, dan perannya sebagai materi pengantar.
Sementara itu pelabuhan juga memiliki jenis atau macam tergantung pada segi tinjauan nya. Dijelaskan juga mengenai kegiatan Bongkar Muat, fasilitas pokok dan fasilitas penunjang pelabuhan.
Gambaran mengenai industri 4.0 yang mengutamakan teknologi untuk membantu mengembangkan industri. Contohnya adalah kegiatan industri dibantu dengan robot, mesin, dan internet. Bahkan aktifitas ekonomi dan berbagai macam kebutuhan manusia banyak mengunakan media digital. Hal ini juga berhubungan dengan perkembangan dunia kedepannya yang menjadikan tenaga produktif semakin bertambah, hidup yang semakin bergantung pada teknologi canggih, maka dari itu, media online dan revolusi keempat memerlukan wadah yang dapat memfilter perubahan yang terjadi.
Digitalisasi membawa pengaruh yang begitu besar bagi dunia yang pada akhirnya memicu adanya revolusi industri ke-empat. Perubahan besar ini tercatat sudah terjadi tiga kali, dan saat ini kita sedang mengalami revolusi industri yang ke empat. Dimulai dari revolusi industri yang menggunakan tenaga uap,listrik hingga periode sekarang yang memunculkan teknologi otomatis dengan sistem cerdas yang sangat canggih.
Adanya revolusi industri 4.0 menuntut kita untuk menjadi mahasiswa yang  harus memiliki sikap adaptif, fleksibel, kreatif, berkarakter, kritis, dan dapat menciptakan keterampilan baru. Kemampuan dan sikap tersebut bisa dimunculkan melalui jalur pendidikan, karena itulah pendidikan merupakan hal yang sangatlah penting. Untuk mencapai target agar program studi dijalani seimbang dan agar lebih dapat menunjang kualitas belajar diperlukan keseimbangan proses pendidikan antara kulikuler, Ko-kulikuler, dan Extrakulikuler. Agar tercipta yang namanya "merdeka dalam belajar".
Materi selanjutnya memaparkan dampak pandemik Covid 19 yang menjadikan tenaga kerja kesulitan mencari kerja dan persaingan SDM dan kemajuan teknologi pun semakin ketat. Dalam situasi sekarang ini digitalisasi bisnis maritim perlu semakin diperhatikan. Akan tetapi dikarenakan masa pandemi covid membuat aktifitas pelabuhan terganggu dan mengalami penurunan dalam berbagai aspek. Dengan itu Pelindo III melakukan berbagai cara dan inovasi diantaranya : Inovasi untuk menciptakan kebijakan dan peraturan baru, memberikan pelayanan lebih mudah dengan memanfaatkan digitalisasi, Â menyediakan fasilitas-fasilitas secara online yang memudahkan pengguna mengakses kemanapun dan dimanapun.
Walaupun dalam era pandemi bisnis maritim terus malancarkan kegiatannya dengan melakukan berbagai cara untuk meraih suatu kesuksesan. Seperti halnya pelindo III yang mendukung upaya pemerintah untuk mengembangkan industri pariwisata di era pandemi Covid-19.
Dari peristiwa diatas, Â kita bisa mengerti bagaimana pentingnya Soft skill dan Hard Skill. Soft skills dan Hard Skills sendiri harus dimiliki secara seimbang apalagi dalam dunia kerja saat ini yang banyak sekali persaingan, banyak dipengaruhi perubahan dan teknologi. Maka dari itu dibutuhkan tenaga kerja yang profesional, yang memiliki kemampuan, bisa mengeksekusi skill teresebut dan menerapkannya. Nilai hanyalah bentuk legalitas saja, yang jauh lebih penting adalah skills yang dimiliki. Karena di perguruan tinggi dan dunia kerja memiliki perbedaan yang signifikan tetapi masih memiliki keterhubungan. Maka dari itu kita harus bisa mengembangkan kompetensi diri agar dapat meraih kesuksesanÂ
Sekiranya itu saja yang dapat saya sampaikan. Terimakasih
25.10.2020/ Shinta Dwi Cahya Prameswari
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H