Pengertian Internet
Internet yang merupakan singkatan dari Interconnected Network merupakan suatu jaringan komputer yang saling terhubung dalam sistem global menggunakan TCP/IP atau Internet Protocol (Widodo, 2020, h.3).
Internet menghubungkan jaringan-jaringan seperti jaringan milik pribadi, publik, pendidikan, bisnis, hingga jaringan pemerintah mulai dari skala kecil hingga besar yang dihubungkan oleh beragam teknologi elektronik, nirkabel, dan jaringan optik.
Dalam penggunaannya, internet tidak mengenal waktu dan batas geografis. Pertukaran data dan informasi dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun.
Teknologi yang makin berkembang membentuk sebuah media baru atau new media yang berarti adanya media yang bersifat digital, terkomputerisasi, dan berjaringan sebagai efek dari berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi (Sahar, 2014, h.9).
Pada awal sebelum adanya kemudahan media baru, informasi diperoleh dan disebarkan melalui surat kabar dan majalah berita yang masih dicetak menggunakan kertas. Saat ini, surat kabar dan majalah telah mengalami perkembangan dengan menggunakan situs web atau portal online.
Sejarah Internet di Dunia
Perkembangan internet dimulai pada tahun 1957 yang ditandai dengan peluncuran Sputnik ke luar angkasa oleh USSR, yang hingga saat ini terkenal dengan nama ARPA (Advanced Research Projects Agency) dan dibuat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Pada tahun 1960an dilanjutkanlah pengembangan studi jaringan komunikasi berbasis komputer yang dinamakan Advanced Research Project Agency Network (ARPANet).
Tahun 1970an, ARPANET makin berkembang setelah adanya host serta koneksi yang mulai digunakan di universitas. Pada program email di ARPANET pun, dibuat simbol ‘@’ seperti yang masih digunakan saat ini.
Tahun 1974, The British Post Office’s Research Laboratory berhasil menciptakan “viewdata” atau “videotext”. Hal ini menjadikan penyajian konten atau informasi makin menarik karena dapat menayangkan foto, video, hingga desain grafis.
Berkembangnya “videotext” menjadikan informasi yang diterima makin jelas dan mudah karena terdapat visualisasi informasi.
Setelahnya, muncul “teletext” yang pertama kali digunakan oleh BBC yang merupakan loop tayangan yang disiarkan di televisi dan tidak interaktif.
Kemudian muncul DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) dan disusul oleh DARPANET (Defense Advanced Research Projects Agency Network).
Pada tahun 1980an, ARPANET mengalami kemunduran karena adanya virus. Di era yang sama, diciptakanlah BITNET yang menggunakan DNS (Domain Name System) serta penggunaan TCP/IP.
Setelahnya, terciptalah ponsel internet yang membuat koneksi menjadi lebih mudah serta pembentukan grup-grup di internet.
Tahun 1990, mulai muncul Hypertext Markup Language (HTML) yang dibuat oleh Tim Banners-Lee bersama dengan rekannya.
Perkembangan Internet
Munculnya HTML membuat penyebaran berita dan informasi menjadi mudah karena berita cetak menjadi berita online.
Surat kabar Knight-Rider menjadi perintis berita online di tahun 1983 yang bernama Viewtron yang merupakan suatu sistem pengirim berita elektronik langsung ke pembaca, memberikan pelanggan akses sebelum menerima versi cetak.
Pertengahan tahun 1990-an, muncul World Wide Web atau WWW. Adanya WWW menjadikan situs-situs muncul seperti CNN yang merupakan penyedia berita.
Peran WWW sangat penting dalam perkembangan internet karena daya tarik utama dari internet yang komunikatif walaupun secar elektronik, penerimaan informasi, dan pencarian informasi yang cepat.
WWW memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai situs-situs di semua belahan dunia tanpa melihat batasan geografis. Sehingga dapat menghubungkan komputer yang digunakan dengan ribuan web-server, hanya dengan sekali klik maka akan langsung menuju pada alamat situs tertentu.
Keunggulan Internet :
- Konektivitas dan jangkauan yang luas tanpa adanya batasan geografis.
- Kecepatan yang sifatnya real-time.
- Kemudahan akses.
- Sifatnya yang interaktif dan fleksibel.
Kelemahan Internet :
- Anonimitas, internet dapat digunakan dengan menggunakan alamat e-mail yang berbeda dengan profil sebenarnya.
- Virus, penyebaran virus di komputer dan jaringan internet yang menyerang user.
- Ketergantungan pada jaringan telepon dan penyedia jasa layanan internet.
- Pencarian yang tak terhenti menjadikan internet sebagai jurang karena tak ada batasan informasi.
- Validitas informasi dari internet yang dapat berubah-ubah.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI