Nah, dari hal tersebut membuat saya semakin yakin bahwa itu adalah penipuan, maka saya langsung membuka web BAN-S/M yang resmi. Dan benar saja, yang saya duga hal tersebut sebagai penipuan adalah benar adanya, terbukti dengan adanya pengumuman peringatan dari BAN-S/M sebagai berikut :
Berikut juga surat penipuan yang sudah beredar sebelumnya :
Surat Penipuan lainnya :
Perhatikan nomor suratnya, untuk bulan Desember 2013 dan bulan Maret 2014, sama persis. Dan perhatikan nomor HP yang di pakai, selalu diganti.
Dari kejadian tersebut juga muncul pertanyaan, darimana orang itu mendapat nomor HP Kepala Sekolah? Di era sekarang dengan adanya sistem data ON-LINE tentu bukan hal yang sulit, apalagi alamat E-mail yang kita tulis secara terbuka.
Pembaca yang budiman, mari lebih waspada dan cermat dalam menanggapi hal apapun agar kita tidak menjadi korban penipuan oleh orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri dan tidak bertanggung jawab. Semoga hal ini menjadi pengalaman dan pembelajaran bagi kita semua.
Semoga bermanfaat.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H